detikcom
Selasa, 30/08/2011 14:47 WIB

Data RSU dr Soetomo Surabaya

Korban Mercon Selama Ramadan 13 Orang, 5 Diantaranya Diamputasi

Norma Anggara - detikNews
mercon/dok
Surabaya - Jumlah korban letusan petasan selama Bulan Ramadan 2011 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hingga Senin (29/8/2011) malam, korban yang telah dirawat di RSU dr Soetomo sebanyak 13 orang.

Dari ke-13 korban, lima laki-laki yang dikoyak mercon itu berasal dari luar Surabaya dan terpaksa harus menjalani amputasi ringan di IRD RSU dr Soetomo.

"13 korban ini data semalam. Hari ini belum terpantau. Tahun lalu hanya korban yang dirujuk ke RSU dr Soetomo hanya lima orang," katanya," kata dr Urip Murtedjo SpB-KL saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (30/8/2011).

Kelima korban itu adalah Dasurjaya dari Kediri, Artiga dari Kertosono, Fatur dari Pamekasan, Imam dan Zailani dari Bangkalan, Madura. Kelimanya mengalami luka berat di bagian tangan hingga ujung jari-jari.

Sebelumnya, hingga tanggal 19 Agustus 2011 lalu, terdata 8 orang dirawat di IRD RSU dr Soetomo. Salah satunya Noval (12) warga Surabaya yang mengalami luka akibat petasan di bagian pantatnya.

"Sebagian besar dari korban berusia dewasa," kata pria yang menjabat sebagai Ketua Forum Pers RSU dr Soetomo Surabaya.

Sementara itu, tiga korban petasan lainnya yang menderita luka berat yaitu Sulaiman (50) warga Wonokusumo, Misnasi (51) warga Wonokusumo Bakti dan Imron (20) warga Bangkalan, Madura. Ketiganya menderita luka di ujung-ujung jemari hingga kulitnya terkelupas.

Di awal-awal Ramadan, lima korban petasan juga telah terdata dirawat di IRD RSU dr Soetomo. Mereka adalah Fikri (11), Siti Aisyah (43), Abdul Ghofur (16) dan Rozak (10) yang mengalami luka bakar ringan.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nrm/gik)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%