Detik.com News
Detik.com
Rabu, 24/08/2011 08:08 WIB

Mudik Lebaran 2011

16 Titik Jalur Rawan Macet Sidoarjo - Banyuwangi

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 7
16 Titik Jalur Rawan Macet Sidoarjo - Banyuwangi
Surabaya - Ada 16 titik lokasi rawan kemacetan dan kepadatan dari arah Sidoarjo menuju ke Banyuwangi.

Data yang dihimpun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Rabu (24/8/2011) mulai arah Sidoarjo yakni Bundaran Waru diperkirakan terjadi kamacetan akibat jalur lintas atau pebghubung ke pusat industri dan antar kota antar provinsi.

Simpang tiga dan persimpangan sebidang rel kereta api (KA). Arus lalin padat terutama dari arah Surabaya ke Sidoarjo. Arus mudik balik terminal Bungurasih meningkat.

Kemacetan di Raya Aloha Gedangan, dimungkinkan terjadi kemacetan karena jalur lintas dan penghubung serta pangkalan bandara udara, terdapat simpul jalan dan arus lalu lintasnya padat, volume penyeberang jalan sangat padat.

Jalan Gajah Mada merupakan jalan protokol dan pusat pertokoan atau

perbelanjaan, terdapat simpul jalan, arus lalu lintas padat serta

tidak tersedia areal parkir yang memadai.Next

Halaman 1 2 3 4 5 6 7

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%