detikcom
Rabu, 24/08/2011 08:08 WIB

Mudik Lebaran 2011

16 Titik Jalur Rawan Macet Sidoarjo - Banyuwangi

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 7
Surabaya - Ada 16 titik lokasi rawan kemacetan dan kepadatan dari arah Sidoarjo menuju ke Banyuwangi.

Data yang dihimpun Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, Rabu (24/8/2011) mulai arah Sidoarjo yakni Bundaran Waru diperkirakan terjadi kamacetan akibat jalur lintas atau pebghubung ke pusat industri dan antar kota antar provinsi.

Simpang tiga dan persimpangan sebidang rel kereta api (KA). Arus lalin padat terutama dari arah Surabaya ke Sidoarjo. Arus mudik balik terminal Bungurasih meningkat.

Kemacetan di Raya Aloha Gedangan, dimungkinkan terjadi kemacetan karena jalur lintas dan penghubung serta pangkalan bandara udara, terdapat simpul jalan dan arus lalu lintasnya padat, volume penyeberang jalan sangat padat.

Jalan Gajah Mada merupakan jalan protokol dan pusat pertokoan atau

perbelanjaan, terdapat simpul jalan, arus lalu lintas padat serta

tidak tersedia areal parkir yang memadai.Next

Halaman 1 2 3 4 5 6 7

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%