Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Kamis, 11/08/2011 15:03 WIB

Gubernur Jatim Perbolehkan Mobil Dinas Dibawa Mudik

Rois Jajeli - detikSurabaya


Surabaya - KPK mengimbau pejabat negara maupun pegawai negeri tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi pada saat mudik lebaran. Namun, imbauan KPK itu tidak dihiraukan oleh Gubernur Jatim Soekarwo.

Alasan orang nomor satu di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur ini memperbolehkan mobil plat merah dibawa bawahannya adalah karena azas manfaat. "Hukum ada tiga. Hukum tadinya mengatur, dua yakni kepastian dan keadilan. Kalau saya menganut teori manfaat," kata Soekarwo kepada wartawan usai acara sidang paripurna di Gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, Kamis (11/8/2011).

Ia menuturkan, dari pada mobil dinas tidak digunakan alias menganggur, maka lebih baok mobil tersebut dimanfaatkan. "Kita buat kontrak saja. Kalau ada yang rusak dia harus mengganti. Biaya bensin ya biayanya sendiri. Kan lebih baik begitu, itu realistis," tuturnya.

Meski nantinya penggunaan mobil dinas ini banyak disorot masyarakat namun gubernur tetap ngeyel, agar mobdin digunakan dari pada mangkrak.

"Misalnya rumah itu fasilitas negara, mosok riyoyo nggak oleh nang omahe, kon manggon nang lapangan kono (Masak lebaran tidak boleh ke rumah dinas, suruh berada di lapangan)," cetusnya.

"Kita semua harus berbicara realistis dan bermanfaat. Kita akan mengawasi dan masyarakat juga membantu mengawasinya," tambahnya.

(bdh/bdh)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com