Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Senin, 27/06/2011 17:07 WIB

Pasca Dicerai Suami, Anisah Dipasung Lantaran Sering Mengamuk

Irwan Yulianto - detikSurabaya



Foto: Irwan Yulianto
Situbondo - Lebih dari 2 tahun, Anisah (28) terpaksa dipasung oleh keluarganya lantaran kerap kali mengamuk. Menurut keluarga, wanita asal Dusun Kilensari Selatan Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, Situbondo ini mengalami gangguan jiwa sejak ditinggal cerai suaminya.

Kini Anisah terpaksa diisolasi di sebuah kamar berukuran sekitar 2x2 meter, dengan kaki terpasung kayu dan terikat rantai. Keluarga mengaku terpaksa memasung wanita beranak satu itu lantaran pernah menusuk ayahnya sendiri, Maskur.

"Dulu bapaknya pernah ditusuk mas pakai pisau," tukas Sulastri, ibu kandung Anisah kepada detiksurabaya.com, di rumahnya, Senin (27/6/2011).

Tidak hanya Anisah yang menjadi sakit jiwa, akibat perceraian itu, Siti Rohmah (7) anaknya juga menjadi korban. Sejak kedua orang tuanya bercerai Siti Rohmah menjadi trauma dan hingga saat ini tidak bisa berbicara.

Keluarga mengaku sudah membawa Anisah berobat, namun Maskur ayahnya, yang hanya sebagai pengayuh becak sudah tidak memiliki biaya lagi untuk membawa Anisah berobat.

"Sebenarnya sangat ingin mas membawa anak saya berobat, tapi uangnya yang tidak ada," tukas Maskur.

Kini keluarga hanya berharap pemerintah mau memberikan solusi atas kesembuhan anaknya. "Saya tidak pernah mas mendapatkan bantuan pemerintah, padahal Pemerintah Desa tahu, kalau anak saya sakit jiwa," tutur Maskur lagi.

(fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com