detikcom
Jumat, 24/06/2011 18:21 WIB

Gemar Nonton Bokep, Cleaning Service Perkosa 3 Rekannya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Kegemaran menonton film dewasa (bokep) membuat M. Arifin (28) lupa daratan. Tiga rekannya sesama cleaning service (CS) RSUD dr Soewandhi diperkosa secara bergantian. Beruntung salah satu korbannya melapor sehingga warga Karang Malang itu harus berurusan dengan polisi.

"Kami amankan tersangka setelah suami salah satu korban melapor," kata Kanit Reskrim Polsek Simokerto, AKP M. Yasin, kepada wartawan di mapolsek, Jalan Kapasan.

Meski sudah beristri dan mempunyai satu anak, tetapi Arifin tetap saja tebar pesona ke sesama perempuan rekan kerjanya. Usahanya berhasil saat sebut saja Ayu (19) terpikat. Tak lama menjalin hubungan, Arifin meminta lebih.

Tentu saja Ayu tak mau. Tapi Arifin bersikeras dan akhirnya Ayu dipaksa melayani nafsu bejat Arifin.

"Perbuatan itu kerap dilakukan tersangka di sebuah ruang kosong di RS Soewandhi," tambah Yasin.

Tak cukup puas dengan Ayu, Arifin kemudian menyasar sebut saja Melati (20). Sama seperti Ayu, Melati juga dipaksa melayani nafsu liar Arifin. Kurang puas, gantian sebut saja Mawar (30) yang menjadi korban. Saat sendirian bekerja, tiba-tiba dari belakang Arifin mendekap tubuh Mawar.

Dan tanpa bisa melawan, Mawar hanya bisa pasrah saat Arifin melucuti satu persatu pakaiannya dan memperkosanya.

"Tersangka memperkosa korban Mawar sebanyak dua kali," lanjut Yasin.

Tetapi setelah memperkosa Mawar, Arifin kena batunya. Mawar yang merasa sakit luar dalam melapor ke suaminya. Mendengar hal itu, suami Mawar langsung mealporkan Arifin ke polisi. Tak sulit bagi polisi untuk meringkus pria penjahat kelamin ini.

"Tersangka kami amankan di tempat kerjanya," tandas Yasin.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(iwd/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%