Senin, 30/05/2011 17:14 WIB

6 Perusak Pesantren YAPI Pasuruan Divonis 3 Bulan Penjara

Muhajir Arifin - detikNews
Halaman 1 dari 2
File: detiksurabaya.com
Sidoarjo - 6 Pelaku pengrusakan Pesantren Al-Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Indonesia (YAPI) Desa Kenep Kecamatan Beji Pasuruan divonis 3 bulan 21 hari oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo, Senin (30/5/2011).

Para terdakwa yakni Sulkan bin Abdul Jajal, Muhammad Utbah bin Sueb, Abdul Muis bin Husein, Mazah Arizona bin Ahmad Muhammad, Hasyim bin Khomsin dan Muhammad Fahrul Hilmi dinyatakan secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pengeroyokan yang menyebabkan 7 orang luka-luka.

"Hukuman ini sebagai pembinaan supaya terdakwa tidak melakukan perbuatan pidana lagi," kata Ketua Majelis hakim, Sutjahjo Padmo Wasono usai persidangan.

Sulkan bin Abdul Jalal didakwa jaksa secara komulatif melanggar pasal 160 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penghasutan, pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP tentang pengroyokan dan pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak. Sedangkan ke-5 terdakwa lainnya didakwa melanggar pasal 170 ayat 2 ke 1 KUHP tentang pengroyokan.

Namun dalam persidangan, terdakwa (Sulkan) tidak terbukti melakukan penghasutan seperti yang dituduhkan jaksa. Sementara dakwaan atas pengeroyokan dibuktikan sesuai keterangan saksi dan alat bukti di pengadilan.

"Dakwaan ke tiga (tentang penghasutan, Red.) dikesampingkan. Jaksa terlalu berlebihan," katanya dalam amar putusan majelis hakim.

Pertimbangan yang memberatkan diantaranya perbuatan tersebut meresahkan masyarakat dan memecah belah persatuan dan kerukunan umat. Sedangkan pertimbangan yang meringankan terdakwa yakni tak pernah melakukan tindak pidana dan kedua belah pihak telah melakukan upaya perdamaian.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%