Detik.com News
Detik.com
Selasa, 24/05/2011 11:06 WIB

Kabupaten Malang Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional se-Indonesia

Muhammad Aminudin - detikNews
Malang - Kabupaten Malang bakal menjadi tuan rumah Jambore Pemuda Indonesia (JPI) dan Bakti Pemuda Antar Propinsi (BPAP). Kegiatan diikuti sekitar 30 pemuda dari 30 propinsi ini digelar 1 Juni 2011 mendatang di Stadion Kanjuruhan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Malang Bambang Ismojoko mengatakan, JPI kali ini akan diikuti sekitar 1.200 peserta. Khusus tahun ini penyelenggaran di lokasi dekat dengan keramaian. Sebab tahun lalu jambore digelar di Propinsi Lampung yang letaknya di areal hutan. Para peserta pun mengeluhkan minimnya sarana pendukung.

"Lokasi kemudian dipilih di Stadion Kanjuruhan, karena dekat dengan akses jalan raya," kata Bambang saat ditemui wartawan di Stadion Kanjuruhan, Selasa (24/5/2011).

Rencananya, lanjut dia, jambore akan dibuka oleh Menpora Andi Mallarangeng pada akhir Mei 2011. "Menpora rencana yang membuka kegiatan ini," bebernya.

Bambang menambahkan, fasilitas pendukung kegiatan kini sedang digarap. Meliputi pemasangan 70 tenda yang dibantu dari Kodam V Brawijaya, serta pembangunan toilet semi permanen sebanyak 80 unit. Jumlah itu dirasa mencukupi ditambah keberadaan 45 toilet di Stadion Kanjuruhan. "Kami rasa jumlah toilet akan mencukupi," katanya.

Dia memastikan, akhir bulan ini proses penggarapan fasilitas pendukung akan rampung dan penyelenggaran jambore bisa digelar. "Akhir bulan ini, pasti akan siap semuanya," ujarnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%