detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 20/05/2011 15:41 WIB

Dicalonkan Ketua PD Jatim, Pakde Karwo Pasrahkan ke Anas

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Soekarwo akhirnya buka suara terkait kabar pencalonannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jawa Timur pada Musyawarah Daerah (Musda) Jatim.

Pria yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur ini mengaku majunya dirinya menunggu restu dari Ketua Umum Anas Urbaningrum.

"Jadi nggaknya saya belum tahu, kan masih menunggu Mas Anas (Ketum PD)," kata Soekarwo, Jumat (20/5/2011).

Ketua Majeli Pertimbangan Wilayah (MPW) PD Jatim ini mengaku telah mendapat dukungan dari DPC diantaranya DPC Madiun. Bahkan, Soekarwo sudah bertemu dengan DPC PD Kota Madiun untuk menjelaskan rencana pencalonannya.

"Memang sudah ketemu. Saya katakan bahwa Pak Ketum Mas Anas yang akan menyampaikan. Saya katakan, sejak dulu kala saya diperintahkan ketua dewan pembina dan ketua umum saya tidak ada bahasa tidak," tuturnya.

Saat ditanya tentang kepastiannya maju sebagai calon Ketua DPD PD Jatim sudah mendapatkan lampu hijau dari petinggi PD, Soekarwo tetap mengelaknya tidak tahu.

"Nanti Pak Anas yang akan menyampaikannya seperti apa, saya juga tidak
tahu. Sampeyan kiro-kiro dewe lah (anda prediksi sendiri lah. Kalau lampu hijau tapi nggak distater ya nggak budal," tuturnya.

Soekarwo menegaskan, meskipun dirinya akan dicalonkan sebagai Ketua DPD PD Jatim, tidak akan mempengaruhi komunikasi politik dengan tokoh-tokoh parpol seperti Sirmadji dari PDIP, Martono dari Partai Golkar.

"Ini kan seangkatan saya semua pimpinan parpol. Saya pikir sekarang saya punya hubungan bagus. Kalau seseorang pernah menjabat sebagai kepala sekolah, apa hubungan karo guru karo koncone bedo (hubungan dengan guru dengan temannya berbeda)," jelasnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(roi/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%