detikcom

Jumat, 29/04/2011 00:25 WIB

Berbekal KTP Palsu, Warga Porong Perdayai 4 Perusahaan Leasing Mobil

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Hanya berbekal KTP palsu, 4 mobil mahal berhasil digondol Sisilia Irene alias Yeni Handayani alias Yeni Setyaningsrum (35), warga Jalan Bhayangkara, Porong, Sidoarjo. Modusnya, KTP tersebut digunakan untuk mengajukan kredit mobil ke perusahaan pembiayaan (leasing), namun untuk selanjutnya tak dibayar.

"Aksi tersangka terhenti saat hendak mengajukan kredit mobil di PT CIMB Niaga Oto Finance di Ruko Rich Palace, Jalan Mayjen Sungkono," kata Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya, Iptu Yunus Saputra kepada wartawan, Kamis (28/4/2011).

Yunus mengatakan bahwa pihak CIMB Niaga, I Wayan Dodik, curiga dengan aplikasi yang diajukan Sisil. Pasalnya, saat dilakukan survey, semua data di aplikasi ternyata palsu. Setelah melapor ke polisi, Sisil pun dibekuk. Sayangnya Sisil hanyalah seorang pion. Otak dari aksi ini adalah seseorang bernama Tacik. Sayangnya, Sisil mengaku tidak kenal
dekat dengan Tacik termasuk nama lengkap dan dimana tempat dia tinggal.

Sisil mengaku kenal dengan Tacik di sebuah bank yang kemudian menawakan bisnis menguntungkan. Sisil yang tertarik dengan keuntungannya meski bisnis itu haram menurut saja saat disuruh memberikan fotonya. Beberapa hari kemudian Tacik memberikan sebuah KTP palsu dengan foto Sisil di dalamnya. Dengan KTP palsu itu Tacik menyuruh Sisil untuk mengajukan kredit mobil. Uang muka juga diberikan oleh Tacik ke Sisil.

"Jika berhasil mengajukan kredit, tersangka diberi uang Rp 5 juta oleh Tacik untuk sebuah mobil," tambah Yunus.

4 Mobil mahal yang berhasil digondol Sisil menggunakan KTP palsu dengan alamat di Perumahan Cempaka kavling 15 Buduran, Sidaorjo itu adalah Honda CRV yang kreditnya diajukan Sisil pada November 2010 lalu ke CIMB Niaga.

Selanjutnya adalah mobil Daihatsu Terios yang kreditnya diajukan ke BCA. Lalu Toyota Fortuner yang kreditnya diajukan ke ACC di Jalan Panglima Sudirman. Kedua mobil itu digondol pada Februari 2011. Dan yang terakhir pada Maret lalu saat Sisil berhasil mengajukan kredit Toyota Fortuner ke leasing TAF di Jalan Diponegoro.

"Tersangka tidak tahu kemana mobil itu dijual karena hanya Tacik yang tahu. kami terus berupaya mengejar Tacik," tandas Yunus.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%