Detik.com News
Detik.com
Kamis, 07/04/2011 20:33 WIB

Foto Wanita Telanjang Berserakan di Jalanan Mojokerto

Tamam Mubarok - detikNews
Foto Wanita Telanjang Berserakan di Jalanan Mojokerto (detiksurabaya/Tamam Mubarrok)
Mojokerto - Foto seorang wanita dengan pose telanjang menyebar di kalangan warga Mojokerto. Foto telanjang itu jelas membuat geger, karena tersebar di jalanan Desa Mojorejo.

Penyebaran foto tersebut diduga dilatarbelakangi dendam antara penyebar dengan wanita yang ada dalam foto.

Tragisnya lagi, di setiap balik lembar foto yang disebarkan, tertera identitas wanita tersebut yaitu berinisial AL, usia sekitar 23 tahun, warga Desa Mojorejo. AL sendiri berstatus pengantin baru. Ia baru sebulan melangsungkan pernikahan.

Kepala Desa Mojorejo, Nurindayanti mengakui jika foto wanita telanjang tersebut mirip dengan warganya. Namun dirinya tidak mengetahui pasti foto tersebut asli atau palsu.

"Foto tersebut memang sangat mirip dengan warga sini. Tapi untuk keaslian foto tersebut saya kurang tahu," kata Nurindayanti. kepada detiksurabaya.com di rumahnya, Kamis (7/4/2011).

Foto-foto wanita telanjang tersebut kini diamankan di Mapolsek Jetis. Polisi hingga kini masih menyelidiki kasus penyebaran foto bugil tersebut. Sejumlah saksi juga masih diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Saat ini kita masih memeriksa sejumlah saksi terkait penyebaran foto-foto ini. Penyelidikan sudah kita lakukan," kata Kapolsek Jetis, Kompol Abdul Choliq kepada wartawan di kantornya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%