Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 19/03/2011 12:34 WIB

Antisipasi Kendaraan Bodong, Dispenda Jatim Dirikan Samsat di Kepulauan

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
Surabaya - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Timur terus mengembangkan kantor pelayanan Samsat hingga ke wilayah kepulauan. Hingga tahun 2011 ini, Dispenda sudah mendirikan samsat di daerah kepulauan seperti di Pulau Bawean Kabupaten Gresik dan Pulau Kangean Kabupaten Sumenep.

Kadispenda Jatim, Anak Agung Gede Raka Wija mengatakan, pembentukan Samsat di wilayah kepulauan, untuk memudahkan masyarakat di kepulauan dalam membayar pajak.

"Sekarang ini tidak ada kesan masyarakat di kepulauan bahwa membayar pajak itu mahal. Mahalnya karena ongkos perjalanan ke daratan. Dengan pelayanan pendirian samsat di kepulauan, memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat yang ada di kepulauan," kata Anak Agung Gede Raka Wija, Sabtu (19/3/2011).

Dari informasi yang dihimpun, banyak kendaraan di wilayah kepulauan yang dianggap bodong atau tidak memiliki surat-surat kendaraan. Kendaraan bodong itu disebabkan diantaranya masyarakat malas mengurus surat-surat kendaraannya.

"Karena kendaraannya tidak pernah diurus surat-suratnya, sehingga kendaraannya tidak memiliki surat-surat dan dianggap bodong," jelasnya.

Hingga tahun 2011 ini, sudah ada Samsat Kepulauan yakni Samsat Bawean yang berdiri pada tahun 2008 dan Samsat Kangean yang baru didirkan pada Januari 2011 lalu. Samsat di kepulauan juga membuahkan hasil seperti di Pulau Bawean. Dari sekitar 10.000 objek pajak kendaraan, 97 persen wajib pajak membayar pajaknya. Sedangkan yang 3 persen belum terbayarkan, karena ditinggal pemiliknya pergi ke luar neger bekerja sebagai TKI.

"Tapi kalau lebaran Idul Fitri, biasanya mereka pulang kampung dan juga akan membayar pajak kendaraannya," tuturnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%