detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 06:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 17/03/2011 13:50 WIB

Penyaluran Bantuan untuk Korban Tsunami Jepang Melalui PMI Pusat

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Bagi masyarakat yang ingin membantu warga Jepang yang menjadi korban bencana tsunami bisa disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat. Bantuan kemanusiaan berupa uang bisa ditransfer rekening 0700004804337 Bank Mandiri.

"Kami juga menerima bantuan kemanusiaan melalui bank atas nama Palang Merah Indonesia Jepang," ungkap Deputy Consul General Consulat General of Japan di Surabaya, Tetsuro Taniuchi kepada wartawan di kantor Konjen Jepang di Jalan Sumatera, Kamis (17/3/2011).

Dari data resmi yang disampaikan Konjen Jepang di Surabaya, data terakhir tercatat jumlah warga di Jepang yang meninggal akibat bencana itu sebanyak 4.314 jiwa, yang mengalami luka-luka 2.285 jiwa, korban hilang sebanyak 8.606 jiwa. Sedangkan yang jumlah yang telah dievakuasi mencapai 416.119 jiwa.

Tetsuro mengatakan, saat ini di Jepang masih musim dingin, sehingga warga yang dievakuasi yang paling penting saat ini membutuhkan selimut. "Kalau ada bantuan selimut dan bantuan kemanusiaan, bisa dikirimkan ke kantor Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta," jelasnya.

Kantor PMI Pusat yang mengelola bantuan dana kemanusiaan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Jepang, yakni beralamatkan di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 96 Jakarta.

Ia mengatakan, pemerintah Indonesia juga akan mengirimkan pasukan rescue ke Jepang. Namun, sampai saat ini, belum tiba di Jepang.

"Kami ucapkan terima kasih banyak dan Pemerintah Jepang juga sudah menerima surat duka cita dari Presiden Bambang Yudhoyono," jelasnya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(gik/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%