Detik.com News
Detik.com
Selasa, 01/03/2011 13:38 WIB

Razia Hotel di Jombang, Polisi Temukan 12 Pasangan Mesum

Tamam Mubarrok - detikNews
Jombang - Razia pasangan mesum di hotel-hotel yang dilakukan Polres Jombang menemukan 12 pasangan. Salah satu pasangan ditemukan sedang asyik berkaraoke hanya memakai celana dalam.

Mereka ditemukan di Hotel Central Jombang dan tak berkutik saat petugas sedang melakukan razia. Mereka disarankan segera memakai baju dan diamankan. Petugas menduga mereka telah melakukan perbuatan mesum sebelumnya.

Akhirnya mereka pun dibawa ke mapolres untuk dilakukan pendataan. Selain kedua pasangan tersebut, polisi juga membawa pasangan mesum lainnya. Polisi sebelumnya merazia Hotel Central, Hotel Netral dan Hotel Dewi. Total yang ditemukan sebanyak 12 pasangan.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, satu persatu kamar hotel dicek petugas. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan 8 pasangan yang sedang mesum. Bahkan, pakaian mereka terlihat berserakan di lantai.

Tempat sasaran ke dua adalah Hotel Dewi Jombang. Petugas hanya mengamankan empat pasangan mesum saja.

Menurut Kasat Sabhara Polres Jombang, AKP Haryono, seluruh pasangan yang tertangkap akan dibawa ke Polres guna pendataan. Dari pendataan ke 12 pasangan itu, lanjut Haryono, petugas menemukan satu pasangan yang umunya 60 tahun.

"Mereka semua kita suruh membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Razia ini akan terus kita lakukan guna memberantas penyakit masyarakat," ujar Haryono, Selasa (1/3/2011).

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%