detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 18/02/2011 16:18 WIB

Makam Gus Dur Ambles, Peziarah Lihat Kain Kafan Masih Utuh foto

Tamam Mubarrok - detikNews
Makam Gus Dur usai ambles/Tamam M
Jombang - Amblesnya makam Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur diketahui beberapa peziarah. Saat itu peziarah yang datang bertepatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (15/2/2011) sore hari melihat tanah gundukan itu bergerak.

Salah satu saksi yang sehari-hari berjualan VCD tentang Gus Dur, Waldi (37) mengaku selain melihat tanah bergerak dirinya juga melihat kain kafan itu utuh dan masih putih. Padahal usia makam sudah berusia 1 tahun.

Pria yang tinggal di kawasan Tebuireng Gang 2 mengaku berteduh di sebelah barat makam Gus Dur saat hujan deras. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba makam Gus Dur ambles.

"Saya lihat sendiri, makam Gus Dur ambles dan kelihatan kain kafannya masih utuh," kata Waldi saat ditemui detiksurabaya.com di Tebuireng Gang 2 tempatnya berjualan, Jumat (18/2/2011).

Saat itu juga, kata Waldi, pihaknya segera melapor ke petugas keamanan ponpes. Tanpa menghiraukan hujan, beberapa pengurus ponpes berusaha memperbaiki dan memperbaiki makam dengan pasir agar kondisi makan tidak terlalu parah. Peziarah pun disarankan untuk tidak mengambil gambar Gus Dur yang terlihat kain kafannya yang utuh.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, saat ini makam Gus Dur sudah dibenahi menggunakan pasir dan telah dipasang pagar pembatas agar peziarah tidak mengambil gambar.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%