Detik.com News
Detik.com
Minggu, 02/01/2011 16:19 WIB

Situs Kerajaan Majapahit Kembali Ditemukan di Mojokerto

Budi Hartadi - detikNews
Situs Kerajaan Majapahit Kembali Ditemukan di Mojokerto Lokasi situs Kerajaan Majapahit/Budi H
Mojokerto - Sebuah situs diduga peninggalan Kerajaan Majapahit ditemukan di Desa/Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Temuan ini langsung membuat geger warga sekitar. Situs yang ditemukan Suprapto (52) dan Ki Wiro Kadek (42) masih berupa gundukan batu bata yang berada di lahan pertanian.

Dari pengamatan detiksurabaya.com di lokasi, Minggu (2/1/2011) situs Majapahit ini berada di lahan pertanian seluas 25 x 20 meter milik Suprapto. Penemuan ini berawal dari kegiatan Suprapto yang kesehariannya sebagai seorang petani.

Menurutnya, tiap dirinya mencangkul di sawah selalu menemukan potongan batu bata. Namun dirinya tidak menyangka jika batu bata berukuran 35x22x5cm tersebut merupakan situs peninggalan Majapahit.

Karena penasaran, Suprapto kemudian meminta tolong kepada Ki Wiro Kadek, seorang sesepuh warga Desa Sumber Girang, Kecamatan Puri, untuk melihat apakah lahan pertaniannya benar-benar pernah ditinggali peninggalan Majapahit.

"Setelah dilakukan penerawangan mata batin, Minggu pagi kita putuskan digali," ujar Ki Wiro Kadek, yang juga Pengasuh Pondok Tlasih 87 kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Setelah digali mulai pukul 08.00 WIB dibantu 30 orang, 1 jam kemudian dengan kedalaman 50 cm, lahan sawah tersebut ditemukan tumpukan batu bata menyerupai bekas bangunan rumah diduga milik petinggi Majapahit.

Sementara Kusmanto, salah seorang staf pusat informasi Majapahit di Mojokerto mengatakan jika temuan warga ini bisa jadi memang peninggalan Majapahit, jika dilihat dari ukuran batu bata.

"Tapi kita masih perlu meneliti lagi. Kalau sudah diteliti baru bisa kita pastikan," tambahnya.

Selain ditemukan batu bata, warga juga menemukan pecahan-pecahan keramik yang bermotif. Meski begitu belum diketahui jenis pecahan keramik tersebut, yang kini sudah diamankan di rumah Suprapto. Warga terus berdatangan dan melihat lokasi dari dekat.

Lokasi area penemuan itu juga telah di-police line oleh polisi. Sebelum menggali, warga sudah meminta izin pihak kepolisian Polsek Turi, koramil dan Camat Turi.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%