Detik.com News
Detik.com
Rabu, 29/12/2010 13:47 WIB

Video Mesum 'Keraton Bergoyang' Hebohkan Sumenep

Moh Hartono - detikNews
Video Mesum Keraton Bergoyang Hebohkan Sumenep Foto: Moh Hartono
Sumenep - Tak hanya warga Malang yang dihebohkan dengan video mesum. Sumenep, Madura saat ini digegerkan dengan video mesum yang diduga diperankan warga setempat. Video mesum yang tersebar dari handphone ke handphone terdapat dua versi.

Versi pertama, berdurasi 4 menit 28 detik dengan menggunakan busana lengkap. Dalam video ini terlihat adegan ciuman antara kedua pemeran. Video lain berdurasi 25 menit 9 detik. Pemeran video mesum ini terlihat telanjang bulat dengan posisi laki-laki di atas. Video itu berjudul 'Keraton Bergoyang'.

Kamar yang digunakan mirip kamar hotel di Jalan Trunojoyo Sumenep dengan menggunakan sprei warna putih dan gorden warna merah. Dalam rekaman itu, posisi laki-laki di atas dan diakhir permainan perempuan diminta duduk sehingga wajahnya terlihat jelas di kamera.

Postur tubuh keduanya terlihat tambun. Warna kulit perempuan lebih putih. Hasil gambar video tersebut terlihat nyaris sempurna.

Informasi yang dihimpun, perempuan dalam video mesum itu berstatus guru di lembaga pendidikan sekolah dasar dan sudah bersuami. Beredarnya video itu, membawa keprihatinan dari Ketua DPRD Sumenep, Imam Hasyim.

"Tidak seharusnya ada warga yang bermain mesum. Apalagi sampai menyebar di masyarakat. Sebab, Sumenep ini dikenal dengan banyak kiai dan kota santri," ungkapnya,

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengatakan saat ini pihak sedang melakukan penyelidikan terhadap peredaran video mesum itu. "Saya sudah membentuk tim untuk mengungkap siapa pelakunya," kata Susanto pada wartawan di ruang lobi Polres Sumenep, Rabu (29/12/2010).

Dia meminta waktu tim tersebut bekerja, sehingga semuanya bisa jelas dan terungkap. "Biar tidak jadi fitnah. Kasus ini perlu pengumpulan barang bukti," pungkasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%