detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 01:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 29/12/2010 13:47 WIB

Video Mesum 'Keraton Bergoyang' Hebohkan Sumenep

Moh Hartono - detikNews
Foto: Moh Hartono
Sumenep - Tak hanya warga Malang yang dihebohkan dengan video mesum. Sumenep, Madura saat ini digegerkan dengan video mesum yang diduga diperankan warga setempat. Video mesum yang tersebar dari handphone ke handphone terdapat dua versi.

Versi pertama, berdurasi 4 menit 28 detik dengan menggunakan busana lengkap. Dalam video ini terlihat adegan ciuman antara kedua pemeran. Video lain berdurasi 25 menit 9 detik. Pemeran video mesum ini terlihat telanjang bulat dengan posisi laki-laki di atas. Video itu berjudul 'Keraton Bergoyang'.

Kamar yang digunakan mirip kamar hotel di Jalan Trunojoyo Sumenep dengan menggunakan sprei warna putih dan gorden warna merah. Dalam rekaman itu, posisi laki-laki di atas dan diakhir permainan perempuan diminta duduk sehingga wajahnya terlihat jelas di kamera.

Postur tubuh keduanya terlihat tambun. Warna kulit perempuan lebih putih. Hasil gambar video tersebut terlihat nyaris sempurna.

Informasi yang dihimpun, perempuan dalam video mesum itu berstatus guru di lembaga pendidikan sekolah dasar dan sudah bersuami. Beredarnya video itu, membawa keprihatinan dari Ketua DPRD Sumenep, Imam Hasyim.

"Tidak seharusnya ada warga yang bermain mesum. Apalagi sampai menyebar di masyarakat. Sebab, Sumenep ini dikenal dengan banyak kiai dan kota santri," ungkapnya,

Sementara itu, Kapolres Sumenep, AKBP Susanto mengatakan saat ini pihak sedang melakukan penyelidikan terhadap peredaran video mesum itu. "Saya sudah membentuk tim untuk mengungkap siapa pelakunya," kata Susanto pada wartawan di ruang lobi Polres Sumenep, Rabu (29/12/2010).

Dia meminta waktu tim tersebut bekerja, sehingga semuanya bisa jelas dan terungkap. "Biar tidak jadi fitnah. Kasus ini perlu pengumpulan barang bukti," pungkasnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(wln/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%