Jumat, 17/12/2010 05:50 WIB

Misteri di Balai Kota Kediri

Samsul Hadi - detikNews
Foto: Samsul Hadi
Kediri - Cerita soal makhluk halus atau hantu memang tak pernah ada habisnya. Selalu menarik untuk disimak dan diceritakan. Kali ini cerita hantu berasal dari Kediri. Siapa kira, balai Kota tempat walikota berkantor itu menyimpan kisah angker.

Balai kota yang berada di Jalan Basuki Rachmad, Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota, ini konon memiliki 'penghuni' lain.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, keangkerannya dapat dirasakan dan dijumpai hampir di semua sudutnya. Salah satunya di lorong depan tempat parkir mobil walikota, wakil Walikota, dan sekretaris daerah.

"Jam sembilanan kalau pas datang ada, biasanya perempuan berambut panjang melintas, kadang juga anak-anak atau lainnya," ungkap salah seorang personel Satpol PP yang enggan namanya disebut saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Jumat (17/12/2010).

Tak hanya di lorong halaman depan balai kota yang angker, hampir di semua ruangan terdengar suara-suara aneh saat patroli malam.

Menurut, Catur, salah satu personel Satpol PP Kota Kediri, lokasi-lokasi yang diyakini angker, diantaranya eks ruangan Bagian Humas dan Protokol yang saat ini menjadi Kantor Satpol PP, bagian timur balai kota dan lantai dua ruangan Bagian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

"Yang paling ngeri di ruangan Satpol PP dan lantai dua Bapeda. Tapi bentuknya bagaimana saya tidak bisa jelaskan, karena saya sendiri belum pernah menemuinya. Teman-teman yang jaga sering menemui dan menceritakannya," jelas Catur.

Di ruang eks ruangan Bagian Humas dan Protokol, hantu yang terlihat dalam bentuk anak-anak, yang acap kali menampakkan diri dan mengganggu. Salah satu bentuknya adalah mengacak-acak susunan berkas, yang setiap kali jam kerja berakhir ditata rapi.

Kepala Sub Bagian Pemberitaan Humas Kota Kediri, Afif Permana juga mengakuinya, dimana kengerian seringkali ditemuinya saat menjalani lembur. "Kadang ya sliwer (sepintas lewat), kadang ya mendadak nongol," .

Adanya penampakan di tempat kerjanya, Afif mengatakan, kemungkinan tak lepas dari usia balai kota yang cukup tua. Didirikan pada kisaran tahun 1960,yang awalnya adalah Kantor Staf Kolonial Belanda yang bertugas di Karesiden Kediri.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%