detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/12/2010 18:22 WIB

Jual Gadis Di Bawah Umur, Dua Mucikari Diringkus

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Menjual gadis di bawah umur, 2 germo diamankan polisi. Kedua tersangka ditangkap saat dipancing polisi menyediakan 2 gadis di bawah umur di sebuah hotel Jalan Perak Timur. Kedua tersangka adalah Nisa (27) warga Jalan Pulo Wonokromo dan Suwarni (30) warga Girilaya.

"Apa yang dilakukan kedua tersangka sudah masuk human trafficking," kata kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Yuda Gustawan kepada wartawan di mapolres, Jalan Kalianget, Rabu (15/12/2010).

Saat memancing tersangka untuk mencarikan seorang gadis, Nisa menyediakan SDA (27). Saat meyerahkan SDA, Nisa menawarkan bahwa dia sanggup untuk mencari gadis di bawah umur. Petugas pun mengiyakan. tak lama kemudian, datanglah Nisa bersama CDA (16) yang masih duduk di bangku SMA.

"Setelah terbukti melakukan human trafficking, tersangka kami amankan," tambah Yuda.

Setelah diamankan, kata Yuda, Kedua tersangka mengaku baru kali ini menjual korban. Untuk sekali kencan, CDA dihargai Rp 500 ribu. Dari jumlah itu, kedua tersangka mengambil untung Rp 100 - Rp 150 ribu. Kepada wartawan, Nisa mengaku terpaksa menjadikan CDA sebagai pemuas nafsu pria hidung belang atas permintaan CDA sendiri.

"Dia butuh uang untuk membayar uang sekolah 4 bulan yang nunggak," kata Nisa.

Nisa sendiri mengaku baru sekali ini menjual gadis di bawah umur. Tetapi untuk menyediakan gadis yang bisa diajak kencan, Nisa mengaku sudah 2 tahun melakukannya. Yang bertugas mencari pria hidung belang adalah Nisa. Sedangkan yang bertugas mencari perempuan adalah Suwarni.

"Tersangka kami jerat dengan pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang serta pasal 83 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandas Yuda.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(iwd/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%