detikcom
Rabu, 15/12/2010 18:22 WIB

Jual Gadis Di Bawah Umur, Dua Mucikari Diringkus

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Menjual gadis di bawah umur, 2 germo diamankan polisi. Kedua tersangka ditangkap saat dipancing polisi menyediakan 2 gadis di bawah umur di sebuah hotel Jalan Perak Timur. Kedua tersangka adalah Nisa (27) warga Jalan Pulo Wonokromo dan Suwarni (30) warga Girilaya.

"Apa yang dilakukan kedua tersangka sudah masuk human trafficking," kata kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Yuda Gustawan kepada wartawan di mapolres, Jalan Kalianget, Rabu (15/12/2010).

Saat memancing tersangka untuk mencarikan seorang gadis, Nisa menyediakan SDA (27). Saat meyerahkan SDA, Nisa menawarkan bahwa dia sanggup untuk mencari gadis di bawah umur. Petugas pun mengiyakan. tak lama kemudian, datanglah Nisa bersama CDA (16) yang masih duduk di bangku SMA.

"Setelah terbukti melakukan human trafficking, tersangka kami amankan," tambah Yuda.

Setelah diamankan, kata Yuda, Kedua tersangka mengaku baru kali ini menjual korban. Untuk sekali kencan, CDA dihargai Rp 500 ribu. Dari jumlah itu, kedua tersangka mengambil untung Rp 100 - Rp 150 ribu. Kepada wartawan, Nisa mengaku terpaksa menjadikan CDA sebagai pemuas nafsu pria hidung belang atas permintaan CDA sendiri.

"Dia butuh uang untuk membayar uang sekolah 4 bulan yang nunggak," kata Nisa.

Nisa sendiri mengaku baru sekali ini menjual gadis di bawah umur. Tetapi untuk menyediakan gadis yang bisa diajak kencan, Nisa mengaku sudah 2 tahun melakukannya. Yang bertugas mencari pria hidung belang adalah Nisa. Sedangkan yang bertugas mencari perempuan adalah Suwarni.

"Tersangka kami jerat dengan pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang serta pasal 83 UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," tandas Yuda.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(iwd/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%