detikcom

Sabtu, 27/11/2010 20:12 WIB

Gadis Keterbelakangan Mental Dihamili Paman dan Keponakan

Muhammad Aminuddin - detikNews
Malang - Keterbelakangan kondisi mental sebut saja Lara (18), dimanfaatkan JE, seorang pelajar SMP swasta di Dampit, Kabupaten Malang, untuk bisa sepuasnya meniduri. Bahkan ulah bejat itu juga oleh Kabid (43), pamannya.

Akibat perbuatan keduanya, Lara tinggal tak jauh rumah pelaku ini berbadan dua. Kondisi itu akhirnya mengungkap kebejatan pelaku, setelah kedua orang tua Lara bersama perangkat setempat melaporkan ke Polres Malang.

Kini kedua pelaku menjalani penyidikan di UPPA Polres Malang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. "Kedua pelaku, masih dalam pemeriksaan," kata Kanit UPPA Polres Malang Iptu Arief Ardiansyah dikonfirmasi melalui telpon, Sabtu (27/11/2010) sore.

Menurut Arief, JE saat diperiksa mengaku, jika dirinya memang berniat mendekati Lara, dengan tujuan bisa menikmati tubuh gadis yang mempunyai keterbelakangan mental. Tak susah bagi pelajar kelas XI itu mendekati Lara, karena lokasi rumah mereka berdekatan.

"JE sering mendatangi Lara di rumahnya, sampai kemudian memaksanya untuk berhubungan intim, perbuatan itu dilakukan sejak delapan bulan lalu," ungkapnya.

Perbuatan bejat JE terendus Kabid, pamannya telah beristri dan beranak satu. Kabid dengan sendiri mendatangi Lara di rumahnya untuk meminta 'jatah' dengan ancaman akan mengadukan kepada orang tuanya. Jika menolaknya permintaannya.

"Pelaku Kabid tak lain paman JE, ikut serta meniduri korban, ini sesuai keterangan yang disampaikan korban kepada petugas," beber Arief.

Lara mulanya berusaha menyembunyikan nasib yang dialaminya. Tapi kondisi perutnya semakin membuncit tak bisa menghindar ketika ditanya dirinya tengah berbadan dua. "Ketahuan hamil, kasus ini pun terbongkar," ujar Arief.

Karena perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 285 KUHP Tentang persetubuhan serta pasal 287 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman di atas 8 tahun penjara.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fat/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%