detikcom

Jumat, 26/11/2010 16:53 WIB

Unibraw akan Buka Lokasi Perkuliahan Baru di Kediri

Samsul Hadi - detikNews
Kediri - Meski UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) oleh Mahkamah Konstitusi dinyatakan inkonstitusional, penerapannya oleh sejumlah perguruan tinggi terus bermunculan. Yang terbaru Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, secara resmi akan membuka lokasi perkuliahan baru di Kota Kediri.

Kepala Sub Bagian Pemberitaan Humas Pemerintah Kota Kediri Afif Permana membenarkan rencana pendirian lokasi perkuliahan baru oleh Unibraw. Kedua belah pihak diakui menemukan kata sepakat atas kerjasama dengan penandatanganan MoU akan dilakukan, Rabu (1/12/2010) mendatang.

"Ini bukan cabangnya Unibraw di Kediri, tapi resmi perguruan tinggi baru dibangun oleh Unibraw di Kediri. Untuk namanya mungkin Unibraw di Kediri, dan pastinya bagaimana ada dalam MoU nanti," kata Afif saat ditemui detiksurabaya.com di Balaikota, Jumat (26/11/2010).

Afif menambahkan, Unibraw memilih Kota Kediri sebagai lokasi perkuliahan baru dengan alasan letak geografis yang dianggap strategis. Kota Kediri dianggap tepat menjaring calon mahasiswa dari Jawa Timur wilayah barat dan selatan. Meliputi Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Kediri serta Madiun dan sekitarnya.

Ditegaskan oleh Afif, alasan lain Unibraw membuka lokasi perkuliahan baru atas dasar profit oriented, seperti yang diatur dalam UU BHP. "Undang-undangnya mengizinkan lembaga pendidikan mengejar keuntungan dan ini mungkin salah satu realisasinya. Realnya adalah dengan berusaha mendapatkan mahasiswa sebanyak-banyaknya," tegasnya.

Sementara Walikota Kediri Samsul Ashar, dikonfirmasi mengenai terjalinnya kerjasama pendirian lokasi perkuliahan dengan Unibraw, berharap bisa menjadi titik balik pertumbuhan perekonomian secara pesat. Dia mencontohkan, Kabupaten Jember bisa memiliki pertumbuhan ekonomi rata-rata 10% per tahun, setelah keberadaan Universitas Negeri Jember (Unej) menjadi salah satu penopangnya.

"Kita di Kediri saat ini masih 5,54% dan dengan adanya UB saya berharap pertumbuhan ekonomi bisa digenjot. Banyak sektor di sana, termasuk yang bisa dijalankan secara langsung oleh masyarakat," tandas Samsul.

Informasi dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, dalam kesepakatan bersama Unibraw, Pemkot Kediri menyediakan tanah seluas 23 hektar di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, sebagai lokasi pendirian lokasi perkuliahan. Unibraw dalam kepemilikannya akan membeli tanah dengan biaya pembangunan juga ditanggung oleh salah satu perguruan tinggi negeri di Jawa Timur.

Sebelumnya, MK telah memutuskan UU BHP inskonstitusional 31 Maret 2010 lalu, setelah menilainya bertentangan dengan UUD 1945. Atas keputusan tersebut, UU BHP dinyatakan tidak memiliki keputusan hukum tetap untuk bisa diberlakukan.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%