Berita Lain

Indeks Berita

Gaya Hidup

Kamis, 18/04/2013 10:01

Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta

Gb
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.

Kuliner

Sabtu, 13/04/2013 11:35

Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan

Gb
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.

Pelajar

Kamis, 21/03/2013 15:37

Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih

Gb
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Selasa, 26/10/2010 13:13 WIB

Dugaan Malpraktek Ditepis, Janin Ditinggal di Rahim Karena Kesulitan Diangkat

Irwan Yulianto - detikSurabaya


Situbondo - Korban dugaan malpraktek di RS Elizabeth Situbondo, Fajriyatul Rahmaniah (19) mulai membaik. Wanita yang sudah melahirkan caesar Selasa 29 September 2010 dan Jumat 1 Oktober 2010 lalu melahirkan normal melaporkan dokter kandungan berinisial SRJ (60) ke Polres Situbondo.

Pelaporan itu dilakukan karena keluarga shock dan tidak dikonfirmasi jika ada janin lagi di dalam perut pasien, setelah melahirkan caesar meski  anaknya meninggal 1 jam kemudian.

Direktur RS Elizabeth, dr H Abdur Rokhim menerangkan jika penanganan medis yang dilakukan pihaknya sudah sesuai dengan standar medis. "Ini hanya masalah miss komunikasi saja, kami akan segera berkunjung ke rumah pasien untuk memberikan penjelasan. Semoga saja keluarga bisa menerima penjelasan dari kami," kata dr Abdur saat ditemui detiksurabaya.com di ruang kerjanya, Selasa (26/10/2010).

Fajriyah menjalani operasi caesar dalam usia kandungan baru 7 bulan 3 hari. Pasca caesar, Fajriyah kembali melahirkan bayi dalam kondisi meninggal dan sudah membusuk.

Abdur mengaku diperoleh fakta jika janin sengaja ditinggal di rahim si pasien, karena letak janin sudah berada di rahim bagian bawah, sehingga sangat sulit untuk ikut diangkat saat dilakukan operasi.

"Selain itu, ada ari-ari yang melekat sangat antara rahim dan janin, sehingga beresiko jika dilakukan operasi dan harus dilahirkan dengan cara lewat bawah (lubang vagina, red)," terangnya.

Pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan medis secara lengkap karena di dokter masih menangani pasien lain.

Sebelumnya, seorang warga Kampung Bantongan Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan, mendatangi Polres Situbondo. Pelapor yakni Nurul Choiriyah (24) yang diduga mengalami malpraktek dari seorang dokter kandungan yang dilakukan terhadap adiknya, Fajriyatul Rahmaniah. (fat/fat)



Share

Komentar terkini (0 Komentar)
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710

Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com

Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com