detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 17/10/2010 12:54 WIB

Fenomena Halo Muncul di Surabaya

Budi Hartadi - detikNews
Foto: Budi Hartadi
Surabaya - Warga Kota Surabaya, Minggu (17/10/2010) siang, mendoangakan kepala ke arah matahari. Mereka penasaran karena ingin melihat fenomena unik yang jarang terjadi. Matahari yang bersinar terik di atas Kota Pahlawan tampak terlihat dikelilingi cincin pelangi.

"Kita pingin lihat fenomena yang langka. Katanya matahari dikelilingi pelangi," ujar Herbowo (38), saat menghentikan mobil Mitsubihi yang dikendarainya di Jalan JA Suprapto.

Menurutnya, rasa penasaran untuk melihat fenomena itu saat dirinya mendengar siaran di sebuah radio. "Ya penasaran saja, siapa tahu benar seperti yang disiarkan di radio," ungkapnya.

Sayangnya, saat Suratman ingin melihat fenomena langka tersebut dengan mata telanjang, dia agak mengalami kesulitan. Pasalnya, selain panas yang terik, sekali-klai matahari juga tertutup awan.

"Meski agak kesulitan, tapi saya sempat lihat di sekeliling matahari nampak terlihat lingkaran warna merah. Mungkin itu yang dinakan Halo ya," tanya dia dengan penasaran.

Hal senada juga diungkapkan Fitria, seorang pekerja di sebuah supermarket di kawasan tersebut. Dia juga mengaku penasaran ingin melihat fenomena langka yang belum pernah dia lihat.

"Meski mata agak sakit, beruntung saya bisa melihat halo matahari. Tadi agak terbantu saat melihat dengan kaca mata hitam, jadi tidak begitu silau," ujar gadis tersebut dengan tersenyum.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%