Detik.com News
Detik.com
Senin, 04/10/2010 16:00 WIB

PRT di Sumenep Diperkosa Majikan Hingga Pingsan

Moh Hartono - detikNews
Sumenep - Seorang pembantu rumah tangga, sebut saja Irma-bukan nama sebenarnya diperkosa majikannya hingga tak sadar diri.

Wanita 30 tahun asal Desa Baban, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura diperkosa majikannya yang berstatus PNS ini berinisial UMS (45) warga Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep. Perbuatan bejat UMS itu terjadi 2 kali.

Pemerkosaan terjadi Pertama di rumah pelaku. Irma dirayu agar mau melayani nafsu bejatnya. Untuk melancarkan bujuk rayunya, pelaku berjanji suami Irma diiming-imingi dijadikan PNS. Namun Irma menolak.

Tapi sang majikan yang nafsunya sudah tak tertahan tetap memaksa. Karena kekuatan tak seimbang, sang majikan berhasil mendapatkan keinginannya. Perkosaan yang dilakukan majikannya ini membuat Irma pingsan.api perbuatan amoral itu ternyata diulangi lagi oleh UMS saat Irma mendatangi rumah untuk berhenti jadi pembantu.

Entah setan apa yang merasuk UMS dan kembali berusaha memaksa korban untuk melayani dirinya. Irma berteriak dan terdengar suami Irma yang kala itu berada di luar rumah. Misnai (40), warga setempat, mengatakan, saat ada suara minta tolong, langsung masuk rumah.

"Ternyata, istri saya akan diperkosa majikannya sendiri," kata Misnai pada wartawan di rumahnya,

Mengetahui Misnai datang, pelaku lari. Perbuatan UMS ini langsung dilaporkan Misnai kepolisi. Kini kasus pemerkosaan tersebut dalam penanganan pihak berwajib.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%