detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 04/10/2010 16:00 WIB

PRT di Sumenep Diperkosa Majikan Hingga Pingsan

Moh Hartono - detikNews
Sumenep - Seorang pembantu rumah tangga, sebut saja Irma-bukan nama sebenarnya diperkosa majikannya hingga tak sadar diri.

Wanita 30 tahun asal Desa Baban, Kecamatan Gapura, Sumenep, Madura diperkosa majikannya yang berstatus PNS ini berinisial UMS (45) warga Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep. Perbuatan bejat UMS itu terjadi 2 kali.

Pemerkosaan terjadi Pertama di rumah pelaku. Irma dirayu agar mau melayani nafsu bejatnya. Untuk melancarkan bujuk rayunya, pelaku berjanji suami Irma diiming-imingi dijadikan PNS. Namun Irma menolak.

Tapi sang majikan yang nafsunya sudah tak tertahan tetap memaksa. Karena kekuatan tak seimbang, sang majikan berhasil mendapatkan keinginannya. Perkosaan yang dilakukan majikannya ini membuat Irma pingsan.api perbuatan amoral itu ternyata diulangi lagi oleh UMS saat Irma mendatangi rumah untuk berhenti jadi pembantu.

Entah setan apa yang merasuk UMS dan kembali berusaha memaksa korban untuk melayani dirinya. Irma berteriak dan terdengar suami Irma yang kala itu berada di luar rumah. Misnai (40), warga setempat, mengatakan, saat ada suara minta tolong, langsung masuk rumah.

"Ternyata, istri saya akan diperkosa majikannya sendiri," kata Misnai pada wartawan di rumahnya,

Mengetahui Misnai datang, pelaku lari. Perbuatan UMS ini langsung dilaporkan Misnai kepolisi. Kini kasus pemerkosaan tersebut dalam penanganan pihak berwajib.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(wln/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%