detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 20:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 30/09/2010 20:01 WIB

Ditangkap di Bandara Soeta

Bos PT Warna Warni Terbelit Kasus Dugaan Penggelapan Senilai Rp 90 M

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Surabaya - Bos PT Warna Warni, Soekotjo Gunawan, diamankan polisi dalam kasus dugaan penggelapan dokumen PT Grand Kota Investama. Soekotjo diamankan karena sudah dua kali tidak memenuhi panggilan polisi dalam kasus yang diduga bernilai Rp 90 Miliar.

"Yang bersangkutan ditangkap di Jakarta," kata Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo, kepada wartawan di mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan, Kamis (30/9/2010).

Dalam milis BlackBerry Messenger, dikatakan bahwa Soekotjo yang dikatakan sebagai buronan Polrestabes Surabaya diamankan polisi di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng. Setelah tertangkap, Soekotjo langsung diterbangkan kembali ke Surabaya menggunakan pesawat Garuda dengan jadwal penerbangan pukul 12.00 WIB.

Dikatakan oleh kuasa hukum Soekotjo, Sigit Murtjahjo, bahwa kliennya tidak ada niat untuk melarikan diri. Saat itu, Soekotjo akan terbang ke Singapura untuk mengobati penyakit sesak napas dan diabetes yang diidapnya.

Tiba di Surabaya, Soekotjo yang ditemani anaknya, Junaedi, masuk ke gedung reskrim Polrestabes Surabaya sekitar pukul 16.45 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan di ruang Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) di lantai IV, Soekotjo pingsan.

Oleh keluarga dan petugas, tubuh Soekotjo dibopong menuruni 3 lantai di bawahnya. Setelah menunggu mobil, Soekotjo langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara tk IV Muhammad Dahlan yang berada di belakang gedung Reskrim Polrestabes Surabaya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%