detikcom
Senin, 13/09/2010 20:10 WIB

Sering Terlibat Kecelakaan, Manajemen Bus Sumber Kencono Ditegur Polisi

Steven Lenakoly - detikNews
Surabaya - Tak hanya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya yang memberi surat menghentikan operasional Perusahaan Otobus (PO) Sumber Kencono, polisi juga mengirim surat peringatan.

Ini dilakukan karena banyaknya kecelakaan yang disebabkan oleh bus. Pihak kepolisian meminta kepada manajemen atau sopir agar lebih santun di jalan.

"Kami peringatkan agar lebih santun lagi. Tidak perlu ugal-ugalan atau pun mengejar penumpang karena bisa membahayakan keselamatan masyarakat lain," kata Kasat Lantas Polres Sidoarjo, AKP Ari Sontha kepada detiksurabaya.com, Senin (13/8/2010).

Ia menambahkan, surat peringatkan itu sudah dilayangkan ke manajemen atau pun juga sudah diberikan kepada seluruh sopir bus. Khusus untuk peringatan bagi
sopir bus, tidak berlaku khusus pada Sumber Kencono melainkan bersifat umum kepada seluruh sopir bus.

Selain itu, pihaknya juga akan terus memperketat pengawasan bus yang melintas didalam teritorinya yang terlihat ugal-ugalan. Apabila ditemukan ada bus yang ugal-ugalan, bus itu akan dihentikan dan sopirnya akan ditilang. Langkah ini dinilai sudah ketat.

"Kami tidak lelah untuk memperingatkan kepada manajemen atau sopir agar berlaku santun. Kami juga sudah peringatkan pihak Sumber Kencono agar lebih tertib di jalan," tandasnya.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(stv/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%