detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 14:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 08/09/2010 10:22 WIB

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Raya Balongbendo

Zainal Effendi - detikNews
Sidoarjo - Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Balongbendo. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan. Ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut antara Toyota Kijang, bus mini dan bus.

Salah satu penumpang bus mini, Lukiati (43) warga Jatirejo Mojokerto mengungkapkan jika kejadian tabrakan beruntun terjadi sangat cepat.

"Saya tidak tahu pasti kejadiannya seperti apa dan disebabkan karena apa. Tiba-tiba bus yang saya tumpangi ngerem mendadak dan menabrak mobil kijang di depannya lalu ditabrak bus dari belakang," tuturnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Rabu (8/9/2010).

Wanita yang mengaku duduk di belakang sopir ini juga mengungkapkan jika dirinya bersama korban luka lainnya dibawa ke puskesmas Krian untuk mendapatkan
pengobatan.

"Setelah tabrakan saya masih sadar dan turun lalu menuju ke rumah penduduk tanpa menengok kanan-kiri dan setelah itu saya disuruh naik mobil pick up oleh polisi yang datang 5 menit kemudian untuk dibawa ke puskesmas," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ze/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%