detikcom
Kamis, 02/09/2010 12:50 WIB

Siswi SMA Dihamili Kondektur Bus

Riza A - detikNews
Bojonegoro - Seorang siswi SMU di Bojonegoro telah menjadi korban pencabulan kondektur bus. Dia adalah AY (17) siswi kelas 3 salah satu SMA yang tinggal di Desa/Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Saat ini, AY telah hamil 2 bulan akibat perbuatan bejat Candra F (28) kondektur Bus yang tinggal di Jl MH Tamrin, kelurahan Kauman, Kecamatan Kota.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal dari perkenalan AY dan Candra yang sering ketemu setiap kali AY berangkat atau pulang sekolah dengan menumpang bus. Dari situ, hubungan mereka semakin dekat hingga akhirnya Candra yang sudah beristri dan memiliki satu orang anak itu menjalin hubungan dengan AY yang masih bau kencur.

Semakin hari, hubungan mereka layaknya sepasang kekasih yang semakin lengket. Bahkan, Candra sudah tega meniduri siswi SMA Bahkan, Candra sudah tega meniduri siswi SMU tersebut sampai beberapa kali hingga hamil.

"Kasus ini terungkap setelah orangtua korban tahu bahwa anaknya hamil dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kalitidu," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Suprapto kepada wartawan, Kamis (2/9/2010).

Berdasar laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap Candra saat berada di rumahnya. "Setelah kita tangkap, pelaku kita bawa ke mapolres dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Dia kita jerat dengan UU Perlindungan anak," ungkapnya.

Tak hanya itu, untuk mengungkap perkara ini, penyidik juga telah mengorek keterangan dari para saksi lainya. Khususnya, korban dan orangtuanya selaku pelapor.

"Korban juga kita mintai keterangan. Dan untuk memastikan kondisinya, korban dibawa ke rumah sakit guna menjalani visum," tutur Suprapto.

Dari pengakuan tersangka, ia telah meniduri korban sebanyak 5 kali. Satu kali dilakukan di taman rekreasi Mliwis Putih, Bojonegoro sedangkan selebihnya dilakukan di hotel dan di rumah korban.

"Iya, memang sudah beberapa kali kami melakukan itu pak. Tapi, ini atas dasar suka sama suka. Tapi, saya menyesal pak. Benar-benar menyesal," ujar Candra.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(wln/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%