detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Kamis, 02/09/2010 12:50 WIB

Siswi SMA Dihamili Kondektur Bus

Riza A - detikNews
Bojonegoro - Seorang siswi SMU di Bojonegoro telah menjadi korban pencabulan kondektur bus. Dia adalah AY (17) siswi kelas 3 salah satu SMA yang tinggal di Desa/Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Saat ini, AY telah hamil 2 bulan akibat perbuatan bejat Candra F (28) kondektur Bus yang tinggal di Jl MH Tamrin, kelurahan Kauman, Kecamatan Kota.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal dari perkenalan AY dan Candra yang sering ketemu setiap kali AY berangkat atau pulang sekolah dengan menumpang bus. Dari situ, hubungan mereka semakin dekat hingga akhirnya Candra yang sudah beristri dan memiliki satu orang anak itu menjalin hubungan dengan AY yang masih bau kencur.

Semakin hari, hubungan mereka layaknya sepasang kekasih yang semakin lengket. Bahkan, Candra sudah tega meniduri siswi SMA Bahkan, Candra sudah tega meniduri siswi SMU tersebut sampai beberapa kali hingga hamil.

"Kasus ini terungkap setelah orangtua korban tahu bahwa anaknya hamil dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kalitidu," kata Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Suprapto kepada wartawan, Kamis (2/9/2010).

Berdasar laporan tersebut, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap Candra saat berada di rumahnya. "Setelah kita tangkap, pelaku kita bawa ke mapolres dan saat ini masih menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Dia kita jerat dengan UU Perlindungan anak," ungkapnya.

Tak hanya itu, untuk mengungkap perkara ini, penyidik juga telah mengorek keterangan dari para saksi lainya. Khususnya, korban dan orangtuanya selaku pelapor.

"Korban juga kita mintai keterangan. Dan untuk memastikan kondisinya, korban dibawa ke rumah sakit guna menjalani visum," tutur Suprapto.

Dari pengakuan tersangka, ia telah meniduri korban sebanyak 5 kali. Satu kali dilakukan di taman rekreasi Mliwis Putih, Bojonegoro sedangkan selebihnya dilakukan di hotel dan di rumah korban.

"Iya, memang sudah beberapa kali kami melakukan itu pak. Tapi, ini atas dasar suka sama suka. Tapi, saya menyesal pak. Benar-benar menyesal," ujar Candra.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(wln/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%