Berita Lain
-
Rabu, 22/05/2013 18:08 WIB
Terbukti Korupsi Dana TKI, Pensiunan PNS Dijebloskan Penjara
-
Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes
-
Rabu, 22/05/2013 17:15 WIB
Pegawai dan Tahanan Rutan Medaeng Dites Urine Usai Penemuan Sabu-sabu
-
Rabu, 22/05/2013 16:35 WIB
Anggota Dewan Malang Dilaporkan Panwaslu ke Polisi
-
Rabu, 22/05/2013 16:18 WIB
Maling Jeruk Roboh Ditembak Saat Melawan
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,844.000
-
Rp 15,424.000
Selasa, 31/08/2010 09:20 WIB
Korban Perampokan/Santi R
Lumajang -
Kawanan perampok bercadar beraksi di Lumajang. Bahkan dalam aksinya para pelaku tindak kejahatan ini tak segan-segan membunuh korbannya.
Istri saudagar kaya asal Dusun Krajan, Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung menjadi korban perampokan dan tewas akibat tebasan celurit kawanan perampok.
Peristiwa itu, sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (31/8/2010), 6 perampok menyerbu rumah Narukun (50), yang saat kejadian tengah tidur pulas bersama istrinya, Sri Hartatik (40) di kamar tidur mereka.
Para pelaku yang masuk dari pintu depan langsung mendobrak pintu lalu menyerbu masuk ke kamar Narukun dan Sri Hartatik. Narukun melawan dan kepalanya dibacok perampok.
Namun naas sang istri yang disekap di kamar lain juga dibacok perampok dan mengenai urat nadinya. Luka bacok itu cukup panjang dan dalam hingga darah terus mengucur, Sri Hartatik kehabisan darah dan tewas seketika di kamarnya dalam kondisi telungkup.
Meski telah menghabisi istri pemilik rumah, kawanan perampok ini tidak menghentikan aksinya. Mereka mengobrak-abrik seisi rumah dan toko. Pelaku berhasil menggondol perhiasan emas berupa kalung, cincin dan gelang yang disimpan di lemari kamar korban yang diperkirakan beratnya hampir 1 ons dengan nilai ratusan juta rupiah.
Tidak hanya itu saja, pelaku juga menggasak uang yang disimpan dalam laci lemari sebesar Rp 50 juta lebih. Diperkirakan masih banyak barang berharga lainnya yang digasak pelaku.
Setelah mendapat barang berharga dan uang simpanan korban, para pelaku kabur. Aksi perampokan ini baru diketahui wargasetelah Narukun berteriak meminta tolong. Warga yang bersiap santap sahur mendengar teriakan itu lalu segera berdatangan ke rumah pedagang kaya itu.
Tak lama kemudian, Polsek Randuagung dan Polres Lumajang datang ke lokasi kejadian. Petugas pun melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah Sri Hartatik ke kamar mayat RSU dr Haryoto Lumajang. Sedangkan Narukun dilarikan ke Puskesmas Randuagung untuk perawatan akibat luka bacok di kepala bagiannya.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Kusmindar menyebutkan, pelakunya sudah dipastikan 6 orang dan saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap identitasnya.
"Ada dua kemungkinan, apakah ada orang dalam dari desa sekitar atau seluruhnya orang luar. Ini yang kami kami dalami. Semoga peristiwa ini segera berhasil kami ungkap. Sejauh ini kami masih belum menemukan titik terang untuk menguak kejadian ini," tutur Kusmindar saat ditemui di kamar mayat RSU dr Haryoto Lumajang. (wln/wln)
Istri Pedagang Kaya Tewas di Tangan Perampok Bercadar
Santi Rahayu - detikSurabaya
Korban Perampokan/Santi R
Istri saudagar kaya asal Dusun Krajan, Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung menjadi korban perampokan dan tewas akibat tebasan celurit kawanan perampok.
Peristiwa itu, sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (31/8/2010), 6 perampok menyerbu rumah Narukun (50), yang saat kejadian tengah tidur pulas bersama istrinya, Sri Hartatik (40) di kamar tidur mereka.
Para pelaku yang masuk dari pintu depan langsung mendobrak pintu lalu menyerbu masuk ke kamar Narukun dan Sri Hartatik. Narukun melawan dan kepalanya dibacok perampok.
Namun naas sang istri yang disekap di kamar lain juga dibacok perampok dan mengenai urat nadinya. Luka bacok itu cukup panjang dan dalam hingga darah terus mengucur, Sri Hartatik kehabisan darah dan tewas seketika di kamarnya dalam kondisi telungkup.
Meski telah menghabisi istri pemilik rumah, kawanan perampok ini tidak menghentikan aksinya. Mereka mengobrak-abrik seisi rumah dan toko. Pelaku berhasil menggondol perhiasan emas berupa kalung, cincin dan gelang yang disimpan di lemari kamar korban yang diperkirakan beratnya hampir 1 ons dengan nilai ratusan juta rupiah.
Tidak hanya itu saja, pelaku juga menggasak uang yang disimpan dalam laci lemari sebesar Rp 50 juta lebih. Diperkirakan masih banyak barang berharga lainnya yang digasak pelaku.
Setelah mendapat barang berharga dan uang simpanan korban, para pelaku kabur. Aksi perampokan ini baru diketahui wargasetelah Narukun berteriak meminta tolong. Warga yang bersiap santap sahur mendengar teriakan itu lalu segera berdatangan ke rumah pedagang kaya itu.
Tak lama kemudian, Polsek Randuagung dan Polres Lumajang datang ke lokasi kejadian. Petugas pun melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah Sri Hartatik ke kamar mayat RSU dr Haryoto Lumajang. Sedangkan Narukun dilarikan ke Puskesmas Randuagung untuk perawatan akibat luka bacok di kepala bagiannya.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Kusmindar menyebutkan, pelakunya sudah dipastikan 6 orang dan saat ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap identitasnya.
"Ada dua kemungkinan, apakah ada orang dalam dari desa sekitar atau seluruhnya orang luar. Ini yang kami kami dalami. Semoga peristiwa ini segera berhasil kami ungkap. Sejauh ini kami masih belum menemukan titik terang untuk menguak kejadian ini," tutur Kusmindar saat ditemui di kamar mayat RSU dr Haryoto Lumajang. (wln/wln)
Baca Juga:
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Rabu, 22/05/2013 17:23 WIB
Briptu Rani Klaim Laporkan Seorang Perwira Polres Mojokerto ke Mabes - Selasa, 21/05/2013 18:17 WIB
Divonis Seumur Hidup, Terdakwa Narkotika 'Bernyanyi' Diperas Jaksa - Rabu, 22/05/2013 18:11 WIB
107 HP Diamankan dari Luar Sel Tahanan Rutan Medaeng - Selasa, 21/05/2013 12:18 WIB
Pelaku Kekerasan di Video Brutal Siswi Dikeluarkan dari Sekolah
Komentar Terpopuler
- Sabtu, 18/05/2013 15:53 WIB
Pilgub Jatim, Menangkan Bambang DH-Said PDIP Terjunkan Jurkam Jokowi - Sabtu, 18/05/2013 17:03 WIB
Pengurus Pemuda Pancasila Tuban 'Dikeroyok' 7 Pria Diduga Debt Collector - Jumat, 17/05/2013 17:04 WIB
Dua Jambret Nasabah Bank Nyaris Tewas Dimassa, 1 Orang Ditembak - Selasa, 21/05/2013 18:14 WIB
Siswi Asal Sidoarjo Hamil 7 Bulan Setelah Digilir 3 Remaja
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message