detikcom
Rabu, 25/08/2010 19:31 WIB

Foto Bugil Pelajar SMP Hebohkan Kediri

Samsul Hadi - detikNews
Kediri - Dunia pendidikan di Kabupaten Kediri kembali diguncang dengan hal berbau pornografi. Kali ini berupa foto bugil seorang pelajar perempuan di salah satu SMP di Kecamatan Kepung. Pelaku pemotret dan penyebar foto tak lain adalah kekasih korban, yang nekat melakukan aksinya dengan motif kesal hubungannya tak direstui.

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rofik Ripto Himawan, membenarkan adanya peredaran
foto bugil pelajar tersebut. Korban diakuinya berinisial HA, siswi kelas IX di salah
satu SMP di Kecamatan Kepung. Foto-foto bugil tersebut telah beredar secara luas di kalangan pelajar dan masyarakat dalam sepekan terakhir.

"Yang mengedarkan pacarnya sendiri yang berinisial LB, warga Desa Siman, Kecamatan
Kepung. Dia sudah kami tangkap dan sedang diperiksa," ujar Rofik membenarkan, saat
dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Rabu (25/8/2010).

Mengenai motif pelaku mengedarkan foto bugil kekasihnya, diakui karena perasaan
kesal setelah hubungannya tak mendapatkan restu.

"Dia (pelaku) ngakunya mangkel (kesal) kepada orang tua korban, karena hubungannya
tak direstui," ungkap Rofik.

Ditanya mengenai detail foto bugil pelajar SMP yang tengah beredar, Rofik mengaku
belum mengetahuinya secara detail, mengingat proses pemeriksaan masih dilakukan.
"Saya juga belum cek ada berapa file. Intinya memang benar ada peredaran foto bugil
pelajar dan eksposnya nanti saja kalau pemeriksaan sudah clear," imbuhnya tegas.

Sementara informasi yang berhasil dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, foto-foto
bugil pelajar purri SMP tersebut mulai beredar di tengah masyarakat sejak sepekan
terakhir. Peredarannya diawali dari teman satu sekolah korban, namun belakangan
dengan cepat menyebar ke tengah masyarakat.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
62%
Kontra
38%