detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Sabtu, 21/08/2010 13:53 WIB

Dirjen SMK Uji Mobnas Esemka

Muhammad Aminudin - detikNews
Malang - Dirjen Pembinaan SMK Kemendiknas, Joko Sutrisno, melakukan uji coba mobil nasional (mobnas) rakitan siswa-siswa SMK 1 Singosari, Kabupaten Malang. Dalam test drive ke SMK 2 Pasuruan, mobil yang diuji coba yakni Digdaya 1.5.i dan Rajawali doubel cabin 4 x 4.

"Mobil ini akan kita tunjukkan kepada para siswa SMK Pasuruan, sebagai sarana belajar," kata Joko Sutrisno, Sabtu (21/8/2010).

Sebelumnya, dua mobil ini pernah dilakukan uji test drive dari Malang menuju Jakarta, serta dari Malang menuju Solo, Jawa Tengah pada bulan Juni 2010 kemarin.

Menurut Joko, program ini sebagai pengembangan kreatifitas para siswa selama belajar di SMK. "Jadi benderanya tetap belajar," terangnya sebelum menguji mobil nasional ini.

Dengan begitu, lanjut Joko, para siswa akan mempunyai bekal usai bersekolah disini, dan mereka dapat mengembangkannya di rumah masing-masing. "Anak-anak bisa kembangkan di rumah, dan memberikan peluang pekerjaan dalam pembuatan mobil nasional ini," tegasnya.

Dia menambahkan, secara jelas konsep dari program ini adalah menekan angka pengangguran bagi lulusan SMK, dan dapat menciptakan peluang pekerjaan di sekitar tempat tinggal para siswa. "Karena itu tidak ada kopensasi bagi para siswa," imbuhnya.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close