detikcom
Minggu, 15/08/2010 11:52 WIB

Penyebab KA Rapih Dhoho Nyungsep Belum Diketahui foto

Rois Jajeli - detikNews
File: detiksurabaya.com
Jombang - Penyebab anjloknya Kereta Api (KA) Rapih Doho jurusan Surabaya-Malang di Dusun Geneng, Kota Jombang masih belum diketahui. Alasannya, PT KA Daops VII konsentrasi mengevakuasi loko KA nomor CC 20320 yang nyungsep.

"Kita masih belum mengetahui penyebabnya. Kita masih konsentrasi untuk mengevakuasi lokonya," ujar Humas PT KA Daop VII Hariyono Wirotomo saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (15/8/2010).

5 dari 6 gerbong KA Rapih Doho sudah dievakuasi dan ditarik loko pembantu yang didatangkan dari Stasiun Madiun. Hanya tersisa loko KA yang nyungsep ke gundukan tanah.

Hingga saat ini, petugas melakukan evakuasi mengembalikan loko KA jalur rel kereta, dan sudah 50 persen. Diperkirakan proses evakuasi selesai sekitar siang nanti. "Kebetulan hari ini libur. Kita konsentrasikan proses evakuasi dulu," ungkapnya.

Sebelumnya, KA Rapih Dhoho jurusan Surabaya-Malang nyungsep di Dusun/Desa Geneng Kecamatan Kota Jombang atau 100 meter dari Stasiun Jombang sekitar pukul 13.05 WIB. Kejadian ini tak menimbulkan korban jiwa.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(roi/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%