Detik.com News
Detik.com
Selasa, 10/08/2010 13:19 WIB

Pabrik Suplemen Pakan Ternak di Jombang Investasikan Rp 3 Triliun

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Surabaya - PT Cheil Jedang (CJ) Indonesia akan membangun pabrik baru (kompleks BIO ke-2) di Kabupaten Jombang, tepatnya di Jalan Raya Brantas Km 3.5 di Desa Jatigedang Ploso.

Perusahaan BIO bertaraf internasional asal Korea ini akan melakukan investasi US$ 300 atau sekitar Rp 3 triliun lebih. Dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 5 ribu orang. Peresmian PT CJ ini akan dilakukan 30 Agustus mendatang yang dihadiri gubernur Jatim dan rencananya akan dihadiri 3 menteri.

"Di Jombang, PT CJ akan memproduksi asam animo sebagai suplemen makanan maupun pakan ternak," kata Manager General Affair PT CJ Indonesia-Jombang, Mulyono di sela-sela kunjungannya ke kantor detiksurabaya.com, Selasa (10/8/2010).

Sebelumnya kompleks BIO pertama telah dibangun di Kabupaten Pasuruan dan beroperasi sejak 1988. Pabrik tersebut sebagai pusat produksi global dengan total investasi 600 juta dollar AS.

"Dengan tambahan investasi di Jombang, skala produksi akan tumbuh menjadi 2 kali lipat dan membawa produk yang dihasilkan meraih pasar nomor 1 dunia," jelasnya.

Mulyono menambahkan, dengan investasi baru di pabrik Jombang, PT CJ Indonesia akan mendapatkan produksi tambahan sebesar 100.000 ton per tahun untuk Lysine dan 50.000 ton per tahun untuk Threonin. Dengan investasi itu, penjualan per tahun diperkirakan akan meningkat mencapai 900 juta dollar AS.

Pihak PT CJ Indonesia juga sudah bertemu dengan gubernur. Yakni dihadiri Presdir Mr Tj Jeong, Vice Presdir MR JH Kim, Direktur MR Y Son, Komisaris Bernard Ken Sondakh dan Advisor Mayjend Soenarko.

Diharapkan dengan pabrik di Jombang mampu menyerap tenaga kerja dan investor asing. Sekaligus memulihkan perekonomian di Jatim disebabkan lumpur Lapindo. PT CJ di Indonesia memiliki usaha pakan ternak, peternakan (farm) dan pembibita ayam (CJ Feed) dan logistik (CJ GLS).

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%