Berita Lain
-
Minggu, 26/05/2013 14:21 WIB
Korban 'Geng Motor', Rico: Saya Ditusuk Tiga Kali, Lalu Mereka Kabur
-
Minggu, 26/05/2013 13:15 WIB
'Geng Motor' Berulah di Pasuruan, Seorang Remaja Tewas Ditusuk
-
Minggu, 26/05/2013 11:24 WIB
Anak Tukang Jahit Ini Berharap Bisa Lanjutkan ke Perguruan Tinggi
-
Minggu, 26/05/2013 10:53 WIB
Seorang Kakek Renta Ditemukan Bersimbah Darah
-
Sabtu, 25/05/2013 17:58 WIB
Polisi Imbau Pabrik Pengolahan Udang Lebih Berhati-hati
Indeks Berita
Suroboyoan
Thread Pilihan

Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
Bocah 7 Tahun Asal Surabaya Juara Dunia Piano di AS
Posted : f_yazzGaya Hidup
Kamis, 18/04/2013 10:01
Di dunia ini tidak semua hal bisa dibeli dengan uang, misalnya saja kebahagiaan. Tidak harus memiliki harta berlimpah untuk bahagia. Sebab sebuah studi memastikan kebahagiaan pasangan suami istri bisa didapat dari seringnya bercinta.
Resep Bahagia Pasutri: Sering-seringlah Bercinta
Kuliner
Sabtu, 13/04/2013 11:35
Pizza alpukat, mungkin banyak yang belum tahu. Memang pizza rasa baru itu belum populer. Namun sebentar lagi penganan dengan rasa baru dan tentu saja menyehatkan itu akan segera dikenal masyarakat.
Pizza dari Biji Alpukat yang Menyehatkan
Pelajar
Kamis, 21/03/2013 15:37
Masyarakat Sidoarjo diingatkan agar waspada akan terjadinya krisis air bersih. Imbauan itu disampaikan puluhan siswa SD Al Muslim Sidoarjo dalam aksi simpatik peduli air.
Pelajar SD Sidoarjo Ingatkan Krisis Air Bersih
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,192.000
-
Rp 15,424.000
Kamis, 22/07/2010 17:10 WIB
Lumajang -
Ketenangan di Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang sempat terusik. Pasalnya dua warga sempat bersitegang. Warga yang sempat ribut itu adalah Ladi (50) dan Sukarman (38), keduanya warga di Dusun Kuwung.
Persoalan itu dipicu tudingan Sukarman yang mengatakan kalau kerabatnya Ny Suti (50) disantet oleh Ladi. Ladi yang merasa tidak melakukan hal itu mengelak tudingan tersebut. Ladi bahkan menantang Sukarman untuk melakukan sumpah pocong. Sukarman yang sudah emosi kemudian melayangkan bogem mentah ke Ladi.
Menurut Ladi, kala itu dirinya diminta mampir di rumah Holipah (50). Holipah sendiri adalah suami dari Ny Suti. Tanpa menaruh rasa curiga, Ladi mampir. "Saya hendak menagih uang Rp 10 ribu yang merupakan hasil penjualan sepeda pancal dari Nipan (tetangga,red). Tanpa diduga saya bertemu dengan Holipah dan diminta mampir ke rumahnya," kata Ladi saat pertemuan di Balai Desa Boreng, Kamis (22/7/2010).
Tak berselang lama, Sukarman datang dan langsung marah terhadap Ladi. Sukarman menuduh kalau Ladi yang menyebabkan bibinya (Ny Suti) sakit keras. Keduanya terlibat pertengkaran. Ladi sempat melawan namun dicegah kerabat Sukarman yang lain bernama Sunam, warga Dusun Sadeng, Desa Blukon, Kecamatan Kota Lumajang dengan memegangi tangan Ladi. Pertengkaran keduanya kemudian dihentikan Holipah.
Tapi persoalan ternyata tak berhenti saat itu, Ladi tak terima dan melaporkan pemukulan itu ke Kepala Desa Sudarto. Atas laporan itu, kades kemudian memanggil kedua pihak yang bertikai. Ini dilakukan untuk menghindari amuk massa, pasalnya perselisihan itu mulai memanas.
"Dalam pertemuan ini, saya bersama Mmspika dan aparat keamanan, sepakat untuk mendamaikan mereka. Asalkan, kedua pihak tidak mengulangi perbuatannya dan meredam isu santet itu agar tidak menganggu keamanan," tutur Sudarto.
Ladi maupun Sukarman membuat pernyataan tertulis di hadapan kades. Mereka diwanti-wanti agar tidak kembali melanjutkan pertengkarannya. "Jika tidak, maka saya akan menyerahkan proses hukum mereka kepada pihak berwajib," tandas Sudarto.
Dalam pertemuan itu Ladi dan Sukarman berdamai dan berjanji tidak akan melanjutkan pertengkaran keduanya.
(wln/wln)
Gara-gara Isu Santet, 2 Warga di Lumajang Bersitegang
Santi Rahayu - detikSurabayaPersoalan itu dipicu tudingan Sukarman yang mengatakan kalau kerabatnya Ny Suti (50) disantet oleh Ladi. Ladi yang merasa tidak melakukan hal itu mengelak tudingan tersebut. Ladi bahkan menantang Sukarman untuk melakukan sumpah pocong. Sukarman yang sudah emosi kemudian melayangkan bogem mentah ke Ladi.
Menurut Ladi, kala itu dirinya diminta mampir di rumah Holipah (50). Holipah sendiri adalah suami dari Ny Suti. Tanpa menaruh rasa curiga, Ladi mampir. "Saya hendak menagih uang Rp 10 ribu yang merupakan hasil penjualan sepeda pancal dari Nipan (tetangga,red). Tanpa diduga saya bertemu dengan Holipah dan diminta mampir ke rumahnya," kata Ladi saat pertemuan di Balai Desa Boreng, Kamis (22/7/2010).
Tak berselang lama, Sukarman datang dan langsung marah terhadap Ladi. Sukarman menuduh kalau Ladi yang menyebabkan bibinya (Ny Suti) sakit keras. Keduanya terlibat pertengkaran. Ladi sempat melawan namun dicegah kerabat Sukarman yang lain bernama Sunam, warga Dusun Sadeng, Desa Blukon, Kecamatan Kota Lumajang dengan memegangi tangan Ladi. Pertengkaran keduanya kemudian dihentikan Holipah.
Tapi persoalan ternyata tak berhenti saat itu, Ladi tak terima dan melaporkan pemukulan itu ke Kepala Desa Sudarto. Atas laporan itu, kades kemudian memanggil kedua pihak yang bertikai. Ini dilakukan untuk menghindari amuk massa, pasalnya perselisihan itu mulai memanas.
"Dalam pertemuan ini, saya bersama Mmspika dan aparat keamanan, sepakat untuk mendamaikan mereka. Asalkan, kedua pihak tidak mengulangi perbuatannya dan meredam isu santet itu agar tidak menganggu keamanan," tutur Sudarto.
Ladi maupun Sukarman membuat pernyataan tertulis di hadapan kades. Mereka diwanti-wanti agar tidak kembali melanjutkan pertengkarannya. "Jika tidak, maka saya akan menyerahkan proses hukum mereka kepada pihak berwajib," tandas Sudarto.
Dalam pertemuan itu Ladi dan Sukarman berdamai dan berjanji tidak akan melanjutkan pertengkaran keduanya.
(wln/wln)
Baca Juga:
Komentar terkini (0 Komentar)
Berita Terpopuler
- Minggu, 26/05/2013 11:24 WIB
Anak Tukang Jahit Ini Berharap Bisa Lanjutkan ke Perguruan Tinggi - Sabtu, 25/05/2013 09:40 WIB
Puluhan Buruh Pabrik Rokok HM Sampoerna Kesurupan - Sabtu, 25/05/2013 12:05 WIB
Buruh Pabrik Pengolahan Udang Pingsan Keracunan Gas Amoniak - Sabtu, 25/05/2013 15:57 WIB
Penggila Lensa Manual se Indonesia Kumpul di Surabaya
Komentar Terpopuler
- Jumat, 24/05/2013 08:32 WIB
Anak PRT di Tuban Raih Nilai UN Tertinggi se-Jawa Timur - Minggu, 26/05/2013 11:24 WIB
Anak Tukang Jahit Ini Berharap Bisa Lanjutkan ke Perguruan Tinggi - Sabtu, 25/05/2013 09:18 WIB
Anak PRT Peraih Nilai UN Tertinggi asal Tuban Berharap Dapat Beasiswa - Kamis, 23/05/2013 18:24 WIB
Diiming-imingi Martabak Super, Kegadisan Siswi SMP Direnggut Siswanto
Diskusi Cerdas Tanpa Batas bersama warga Surabaya di forum.detik.com regional Surabaya
Redaksi:
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com
Email : redaksi[at]detiksurabaya.com
Jl. Opak No. 12 Surabaya
Telp/ Fax: 031 568 0710
Promosi / Event:
Hubungi: Gilang Permana Seta
Email: gilang[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan:
Email : sales[at]detik.com


Sending your message