Detik.com News
Detik.com

Selasa, 06/07/2010 15:57 WIB

RSAL Gelar Operasi Pembuatan Daun Telinga

Zainal Effendi - detikNews
RSAL Gelar Operasi Pembuatan Daun Telinga Foto: Zainal Effendi
Surabaya - Untuk pertama kalinya klinik estetika Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr Ramelan, melakukan operasi penanaman costa atau membentuk daun telinga.

Operasi ini dilakukan selama 6 jam melibatkan 5 dokter spesialis. Operasi penanaman costa ini dilakukan terhadap pasien I Gusti Ngurah Made Putra Eriawan (11) asal Surabaya yang menetap di Bali.

"Eriawan, sejak lahir sudah mengalami kelainan pada alat pendengarannya. Untuk telinga sebelah kiri tidak bisa mendengar, sedangkan bagian kanan masih berfungsi," kata salah satu tim dokter, dr IDG Nalendra DI, SpB-TKV kepada wartawan di sela-sela operasi di RSAL Dr Ramelan, Jalan Bendul Merisi, Selasa (6/7/2010).

Meski tidak ada kendala yang berarti dokter spesialis bedah thoraks cardiovaskuler mengaku operasi itu sedikit rumit karena baru pertama kali dilakukan. Dia menjelaskan, operasi akan dilakukan dalam beberapa tiga yakni, operasi pertama akan dilakukan dengan pengambilan tulang rusuk kanan yang akan ditempel di bagian telinga.

"Hal ini lebih baik daripada harus menggunakan silicon yang risikonya lebih besar. Sedangkan operasi kedua akan kita lakukan 6 bulan setelah operasi pertama," ungkapnya.

Operasi kedua akan dilakukan membentuk daun telinga yang dilanjutkan dengan tahap ketiga dengan melakukan pemeriksaan untuk melihat hasil operasi pertama dan kedua.

Nalendra berharap operasi akan berjalan lancar dan pendengaran pasien kembali normal. "Selain optimis operasi tahap pertama akan berjalan lancar. Kita berharap pendengaran pasien bisa kembali normal," pungkasnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ze/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%