Selasa, 29/06/2010 11:53 WIB

Siswi Madrasah Diperkosa Preman Kampung Hingga Pingsan

Moh Hartono - detikNews
Sumenep - Seorang siswi Madrasah Aliyah swasta, sebut saja Melati (17), warga Desa/Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura menjadi korban kebiadapan seorang preman kampung. Gadis malang ini diperkosa hingga tak sadarkan diri.

Pemerkosaan itu dilakukan di tengah hutan Dusun Banyu Pinang, Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Modusnya, pelaku berpura-pura baik mengantar korban yang hendak bepergian ke Kangean dengan menggunakan sepeda motor.

Di tengah perjalanan dan jauh dari pemukiman warga, pelaku membelokkan sepedanya ke tengah hutan. Korban dipaksa melayani nafsu birahi pelaku hingga tak sadarkan diri dan berdarah pad alat vitalnya.

Korban pun sempat pingsan. Bahkan, korban diserahkan kembali pada pelaku lain yang diduga telah direncanakan sebelumnya. Peristiwa yang terjadi, pukul 18.00 WIB, Rabu (23/6/2010) lalu itu kini dalam penanganan Polsek Arjasa.

Salah seorang warga Arjasa, Abusama (30), mengatakan, hingga saat ini korban masih mengeluarkan darah dari alat vitalnya dan tidak mendapat perawatan medis.

"Korban masih shok dan takut pada orang," kata Abusama, pada detiksurabaya.com di kantor DPRD Sumenep, Jalan Trunojoyo, Selasa (29/6/2010).

Dia meminta aparat penegak hukum memproses kasus pemerkosaan tersebut hingga tuntas. "Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, pihak aparat kepolisian setempat telah meringkus pelaku, Jatem (35), yang dikenal sebagai seorang preman di Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Pelaku diringsuk saat hendak melarikan diri ke pulau kosong di Desa Saobi Kecamatan Kangayan.k

Kapolsek Arjasa, Sumenep, Iptu Eko Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. "Anggota saya telah meringkus pelaku. Saat ini dalam proses pemeriksaan dan mengejar pelaku lain," ujar Eko dihubungi wartawan via telepon selulernya.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%