detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 29/06/2010 11:53 WIB

Siswi Madrasah Diperkosa Preman Kampung Hingga Pingsan

Moh Hartono - detikNews
Sumenep - Seorang siswi Madrasah Aliyah swasta, sebut saja Melati (17), warga Desa/Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura menjadi korban kebiadapan seorang preman kampung. Gadis malang ini diperkosa hingga tak sadarkan diri.

Pemerkosaan itu dilakukan di tengah hutan Dusun Banyu Pinang, Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Modusnya, pelaku berpura-pura baik mengantar korban yang hendak bepergian ke Kangean dengan menggunakan sepeda motor.

Di tengah perjalanan dan jauh dari pemukiman warga, pelaku membelokkan sepedanya ke tengah hutan. Korban dipaksa melayani nafsu birahi pelaku hingga tak sadarkan diri dan berdarah pad alat vitalnya.

Korban pun sempat pingsan. Bahkan, korban diserahkan kembali pada pelaku lain yang diduga telah direncanakan sebelumnya. Peristiwa yang terjadi, pukul 18.00 WIB, Rabu (23/6/2010) lalu itu kini dalam penanganan Polsek Arjasa.

Salah seorang warga Arjasa, Abusama (30), mengatakan, hingga saat ini korban masih mengeluarkan darah dari alat vitalnya dan tidak mendapat perawatan medis.

"Korban masih shok dan takut pada orang," kata Abusama, pada detiksurabaya.com di kantor DPRD Sumenep, Jalan Trunojoyo, Selasa (29/6/2010).

Dia meminta aparat penegak hukum memproses kasus pemerkosaan tersebut hingga tuntas. "Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, pihak aparat kepolisian setempat telah meringkus pelaku, Jatem (35), yang dikenal sebagai seorang preman di Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Pelaku diringsuk saat hendak melarikan diri ke pulau kosong di Desa Saobi Kecamatan Kangayan.k

Kapolsek Arjasa, Sumenep, Iptu Eko Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. "Anggota saya telah meringkus pelaku. Saat ini dalam proses pemeriksaan dan mengejar pelaku lain," ujar Eko dihubungi wartawan via telepon selulernya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%