Rabu, 16/06/2010 09:59 WIB

Guru Agama Probolinggo Tewas Mengenaskan

Sugianto - detikNews
Probolinggo - Warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo gempar.
Seorang guru MAN Pajarakan, Syaiful Bahri (45) ditemukan tewas mengambang di bawah jembatan pinggir sungai Rondoningu Desa setempat.

Mayat korban ditemukan oleh warga dengan kondisi luka pada kepala, punggung dan perut. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00, Rabu (16/6/2010).

Dugaan sementara tewasnya korban diduga karena dibunuh. Polisi yang mendengar
tewasnya korban tersebut langsung melakukan evakuasi ke rumah sakit Waluyo Jati,
Kraksaan.

Informasi detiksurabaya.com, sebelum kejadian korban memang dua hari tidak pulang ke rumahnya. Dia pergi keluar rumah mengendarai sepeda motor Vario warna Biru. "Dia tidak pulang sudah dua hari," ungkap istri korban, Ny. Ninik kepada wartawan di rumah sakit Waluyo Jati, Kraksaan.

Karena suaminya tidak pulang selama dua hari, Ny Ninik sempat bingung. Diapun
mencari keberadaan suaminya kemana-mana, namun tidak juga ditemukan. Sehingga
kemudian mendengar kabar suaminya ditemukan tewas di pinggiran sungai Desa Sentong.

Ny Ninik mengaku, sebelum kejadian suaminya memang sempat bercerita jika diancam oleh orang tak dikenal. Namun korban tidak mengindahkannya. "Suami saya pernah bercerita seperti itu. Namun suami saya tidak tahu siapa orangnya yang mengancam," kata perempuan itu tidak menceritakan bentuk ancaman itu terhadap
suaminya.

"Ya, pokoknya diancam," kilahnya dengan wajah sedih.

Kapolsek Krejengan, AKP Sunaryo mengatakan, polisi belum bisa memastikan apakah
tewasnya korban itu karena dibunuh atau bukan. "Kita masih melakukan penyelidikan," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%