Detik.com News
Detik.com
Minggu, 02/05/2010 18:35 WIB

Konser Band Wali di Tuban Ricuh

TB Utama - detikNews
Konser Band Wali di Tuban Ricuh File: detikhot.com
Tuban - Konser band Wali di Tuban, Jawa Timur berlangsung ricuh. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar PT Semen Gresik Tbk (PT SG) di lapangan Desa Bogorejo, Kecamatan Merak Urak diwarnai perkelahian antar penonton.

Persoalan kericuhan itu sepele. Hanya karena saling bersenggolan ketika berjoget saat band yang terkenal dengan lagu 'Cari Jodoh' itu tampil.

Dari informasi yang dihimpun, dalam insiden itu, seorang penonton diamankan petugas Polres Tuban. Terhitung empat kali terjadi insiden saling baku hantam antar penonton. Konser digelar pada Minggu (2/5/2010).

Informasi, aksi kericuhan bermula ketika penonton mulai merangsek ke depan dan melompat pagar pembatas panggung begitu Wali memulai melantunkan lagu pertamanya. Penonton saling desak hingga polisi tak mampu mengendalikan penonton yang ingin mendekati panggung.

Dalam konser yang dibuka band Villo, grup musik lokal demikian membludak. Apalagi saat Wali melantunkan tembang andalannya, penonton makain tak bisa dikendalikan. Meski begitu, kesadaran penonton berangsur pulih ketika antar kelompok saling menentramkan anggotanya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(wln/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%