detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 02/05/2010 18:35 WIB

Konser Band Wali di Tuban Ricuh

TB Utama - detikNews
File: detikhot.com
Tuban - Konser band Wali di Tuban, Jawa Timur berlangsung ricuh. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar PT Semen Gresik Tbk (PT SG) di lapangan Desa Bogorejo, Kecamatan Merak Urak diwarnai perkelahian antar penonton.

Persoalan kericuhan itu sepele. Hanya karena saling bersenggolan ketika berjoget saat band yang terkenal dengan lagu 'Cari Jodoh' itu tampil.

Dari informasi yang dihimpun, dalam insiden itu, seorang penonton diamankan petugas Polres Tuban. Terhitung empat kali terjadi insiden saling baku hantam antar penonton. Konser digelar pada Minggu (2/5/2010).

Informasi, aksi kericuhan bermula ketika penonton mulai merangsek ke depan dan melompat pagar pembatas panggung begitu Wali memulai melantunkan lagu pertamanya. Penonton saling desak hingga polisi tak mampu mengendalikan penonton yang ingin mendekati panggung.

Dalam konser yang dibuka band Villo, grup musik lokal demikian membludak. Apalagi saat Wali melantunkan tembang andalannya, penonton makain tak bisa dikendalikan. Meski begitu, kesadaran penonton berangsur pulih ketika antar kelompok saling menentramkan anggotanya.

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(wln/wln)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%