detikcom
Minggu, 02/05/2010 18:35 WIB

Konser Band Wali di Tuban Ricuh

TB Utama - detikNews
File: detikhot.com
Tuban - Konser band Wali di Tuban, Jawa Timur berlangsung ricuh. Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang digelar PT Semen Gresik Tbk (PT SG) di lapangan Desa Bogorejo, Kecamatan Merak Urak diwarnai perkelahian antar penonton.

Persoalan kericuhan itu sepele. Hanya karena saling bersenggolan ketika berjoget saat band yang terkenal dengan lagu 'Cari Jodoh' itu tampil.

Dari informasi yang dihimpun, dalam insiden itu, seorang penonton diamankan petugas Polres Tuban. Terhitung empat kali terjadi insiden saling baku hantam antar penonton. Konser digelar pada Minggu (2/5/2010).

Informasi, aksi kericuhan bermula ketika penonton mulai merangsek ke depan dan melompat pagar pembatas panggung begitu Wali memulai melantunkan lagu pertamanya. Penonton saling desak hingga polisi tak mampu mengendalikan penonton yang ingin mendekati panggung.

Dalam konser yang dibuka band Villo, grup musik lokal demikian membludak. Apalagi saat Wali melantunkan tembang andalannya, penonton makain tak bisa dikendalikan. Meski begitu, kesadaran penonton berangsur pulih ketika antar kelompok saling menentramkan anggotanya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(wln/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%