Detik.com News
Detik.com

Rabu, 17/03/2010 21:21 WIB

Warga Ngawi Siaga Banjir

Pengirim: Niko Alfianur - detikNews
Ngawi - Alarm siaga banjir di Jembatan Kelurahan Ketanggi, Kabupaten Ngawi terus meraung-raung tanpa henti, sejak Pukul 19.30 WIB, Rabu (17/3/2010). Hal ini disebabkan oleh batas aman air yang mengaliri Kali Madiun sudah mencapai ambang batas untuk siaga banjir.

Kondisi air sudah di atas tanggul lama, dan kondisi ini tertolong oleh adanya tanggul baru yang belum selesai seluruhnya dibangun oleh proyek APBD Provinsi Jawa Timur.
Posisi air berkisar 2,5 meter di bawah tanggul baru dan 1 meter diatas tanggul lama.

Saat ini, sebagian warga Ngawi ramai-ramai berkumpul di sekitar jembatan untuk memantau kondisi air secara langsung.(madiunesse@yahoo.com)

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%