Detik.com News
Detik.com

Selasa, 23/02/2010 16:35 WIB

Bocah Idap Penyakit Langka

Dokter Spesialis Kulit: Mu'in Mengalami Hipodrotik

Sugianto - detikNews
Dokter Spesialis Kulit: Muin Mengalami Hipodrotik Foto: Sugianto
Probolinggo - Penyakit yang diderita oleh Fathul Mu'in (16), menarik perhatian seorang dokter di Probolinggo. Menurut dokter spesialis penyakit kulit itu, Mu'in mengalami genetik bawaan sejak lahir.

"Dia itu menderita penyakit ganetik bawaan sejak lahir," kata dr Hari Widiono, kepada wartawan di RSU Wonolangan, Kecamatan Dringu, Selasa (23/2/2010).

Hari begitu mendengar kabar ada bocah yang menderita kelainan penyakit seperti Fathul Mu'in itu, langsung meminta kepada pihak keluarganya agar mengantarkan sang bocah itu ke RSU Wonolangan untuk diperiksa secara medis.

Ketika dlakukan pemeriksaan, menurut Hari, tubuh Fathul Mu'in mengalami krisis keringat atau dikenal dengan istilah hipodrotik. "Jadi kelenjar pori-pori kulitnya sedikit, sehingga keringatnya tidak bisa keluar dengan sempurna. Dan tubuhnya terasa panas," tandasnya.

Akibat penyakit yang diderita oleh sang bocah itu, pertumbuhan pada tubuhnya juga tidak sempurna. Seperti giginya yang tumbuh jarang dengan rambut berwarna merah.

Untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Fathul Mu'in, Hari Widiono kemudian memberinya resep obat secara gratis kepada kakek Fathul Mu'in yang turut serta mengantarkan cucunya itu ke RSU Wonolangan.

Diberitakan sebelumnya, Mu'in, bocah yang saat ini menempuh pendidikan di Ponpes Genggong, Pajarakan ini menderita penyakit langka sejak usia 2 bulan. Bocah ini harus mengguyur tubuhnya dengan air setiap kali merasakan tubuhnya panas. Bahkan, hidung Mu'in juga mengeluarkan darah apabila tidak segera disiram air.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
0%