detikcom
Senin, 15/02/2010 17:51 WIB

Mutasi Jabatan di Lingkungan Polda Jatim Bergulir

Rois Jajeli - detikNews
Surabaya - Mutasi di tubuh Polda Jatim kembali bergulir. Para perwira menengah (pamen) ada yang dimutasi dalam rangka pensiun maupun promosi. Berdasarkan TR Kapolri 119/II/2010, Skep Pol /Kep/94/II/2010 tertanggal 14 Februari 2010, selain mutasi perwira tinggi, juga ada perwira menengah (pamen) Polda Jatim yang ikut gerbong mutasi.

Diantaranya Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Edi Supriyadi. Pamen yang dikenal pelit bicara ini dimutasi ke Bareskrim Polri, tapi hanya sebagai penyidik utama tingkat II, Dit III/Tindak Pidana Korupsi. Posisi Direskrim Polda Jatim akan diisi Kombes Pol Suroto yang sebelumnya menjabat sebagai Direskrim Polda Maluku Utara.

Kapolwil Kediri Kombes Pol Heru Purwanto juga diganti. Heru yang kesandung masalah isu dugaan pelecehan terhadap anak buahnya beberapa polwan maupun menerbitkan TR (telegram) mutasi pejabat setingkat perwira pertama (pama) di lingkungan Polwil Kediri dan jajarannya itu, dikotak dan tidak memiliki jabatan, sebagai pamen Mabes Polri.

Heru digantikan Kombes Pol Ahmad Lumumba yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid
Propam Polda Jatim. Karo Log Polda Jatim Kombes Pol Rahardjo Kudon Larso dimutasi sebagai pamen Polda Jatim dalam rangka persiapan pensiun. Penggantinya, Kombes Pol Juansih yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Pers Polda Banten.

Sedangkan Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Suryadarma mendapatkan promosi menjabat Wakapolda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), menggantikan Brigjen Pol Bambang Suparno. Suryadarma akan digantikan Kombes Pol Kasma yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Sulawesi Tenggara.

Kombes Pol Edi Supriyadi saat dikonfirmasi tentang mutasi itu, handphonenya terdengar nada sambung, tapi tidak diangkat. Selang beberapa menit kemudian, HP-nya tidak aktif. Sementara itu, Kombes Pol Ahmad Lumumba saat dikonfirmasi tentang mutasi itu, mengaku masih belum menerima TR. Tapi kabar tentang mutasi dirinya sudah terdengar di lingkungan Polri.

"Sampai sekarang saya belum menerima. Kalau memang benar, saya siap ditugaskan di mana saja. Mudah-mudahan menjadikan diri saya, keluarga, masyarakat dan Polri menjadi baik," ujar Lumumba, Senin (15/2/2010).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(roi/fat)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%