detikcom
Kamis, 04/02/2010 17:21 WIB

Selingkuh di Hotel, Ibu Guru Digerebek Suami

Rois Jajeli - detikNews
Halaman 1 dari 2
SS saat tertangkap basah selingkuh/Rois J
Surabaya - Perbuatan dua pegawai negeri sipil (PNS) ini sungguh tidak patut ditiru. Dua pasang insan manusia yang sudah sama-sama berkeluarga ini kepergok selingkuh di sebuah hotel.

Dua pasangan selingkuh ini yakni, SS 946), guru kesenian di salah satu SMP negeri, dan HR (48), seorang PNS di Pemkot Mojokerto. Keduanya dipergoki oleh NY (45), yang tak lain suami SS, saat cheak in di Hotel LA, Jalan Pasar Kembang, Sawahan, Surabaya, Kamis (4/1/2010), sekitar pukul 10.30 WIB.

"Memang benar, kami menangani kasus dugaan perselingkuhan dan pezinaan yang dilakukan oleh tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Surabaya Selatan, AKP Leonard Sinambela, di mapolres, Jalan Dukuh Kupang Barat, Kamis (4/2/2010).

Ceritanya, sekitar pukul 08.00 WIB tadi, SS seusai mengajar pelajaran kesenian di sekolah, Kemudian pamit izin untuk pergi membeli kain kanvas. Namun, izin itu ternyata disalahgunakan SS untuk hal lainnya.

Bukannya membeli kain kanvas, SS malah pergi bersama HR yang sudah menunggunya di suatu tempat. Kemudian dengan mengendarai sepeda motor, keduanya menuju ke Hotel LA, Jalan Pasar Kembang.

NY, suami SS, sebelumnya sudah curiga dengan gelagat istrinya sejak dua bulan terakhir yang diduga berhubungan dengan pria idaman lain (PIL). Untuk membuktikan kecurigaannya itu, SY menguntit SS dan HR dari belakang juga dengan mengendarai sepeda motor.

Hati NY rasanya pecah, setelah melihat istrinya yang berboncengan dengan pria lain masuk ke Hotel LA untuk chek in.Next

Halaman 1 2

Siapa sangka, ada profesi sebagai pencicip minuman keras oplosan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
56%
Kontra
44%