Detik.com News
Detik.com
Senin, 11/01/2010 12:54 WIB

3 Pekerja Proyek Dermaga PT Wilmar Nabati Indonesia Jatuh ke Laut

Irawulan - detikNews
Gresik - Tiga orang pekerja proyek di PT Wilmar Nabati Indonesia hilang. Diduga ketiganya yang sedang membangun dermaga di kawasan dok Marina di Pelabuhan Gresik terhimpit material bangunan saat sedang mengecor di tengah laut.

Saat ini pihak kepolisian dibantu PT Petro Kimia Gresik melakukan pencarian dan mengangkat material bangunan. PT Wilmar Nabati Indonesia (Wilmar Group) sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak nabati

"Saat ini kita sedang melakukan evakuasi material yang terjatuh. Kita duga ketiga terhimpit di material itu," kata Kasat Pol Air Polres Gresik, Iptu Bintara, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Senin (11/1/2010).

Data yang dihimpun Polisi Perairan Polres Gresik, peristiwa terjadi pukul 12.45 WIB, Minggu (10/1/2010). Saat itu ketiga pekerja itu sedang melakukan pengecoran. Diduga penyangga tidak kuat dan langsung ambruk. "Kita upayakan pencairan ini berhasil," harapnya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%