detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 04:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 04/12/2009 09:30 WIB

Happy Master Atasi Keluhan Nyeri dan Ngilu Tulang Punggung

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Halaman 1 dari 2
David Napitupulu saat terapi stroke/Icha
Surabaya - Sering merasakan nyeri, ngilu dan capek di bagian tulang punggung belakang atau ingin merontokkan kolesterol. Saat ini sebuah alat terapi kesehatan bisa dimanfaatkan untuk memperingan keluhan yang Anda derita.

Sebuah alat yang diberi nama Happy Master ini mampu menstabilkan pusat syaraf di tulang belakang yang juga menjadi tempat produksi keping sel darah merah dan melancarkan peredaran darah.

Alat yang didatangkan di Korea ini berupa batu germanium terbuat dari batu elvan yang bisa memancarkan sinar infra merah gelombang jauh dan bisa menembus 7-8 cm kulit manusia paling dalam.

"Saat alat ini ditempel di tubuh, alat ini akan bekerja yang berfungsi meremajakan sel tubuh. Tentu proses terapinya bisa dilakukan selama 45 menit," kata Direktur Operasional Terapi Kesehatan Happy Dream, Askhabul Mukminin kepada detiksurabaya.com saat di kantornya Jalan Kali Rungkut No 27A, Jumat (4/12/2009).

Dia menambahkan, alat-alat yang ditempel di tubuh itu akan bekerja di 14 titik tulang belakang syaraf. Diantaranya tengkuk di bawah telinga hingga tulang ekor. Pihaknya menjamin tidak ada dampak atau efek samping dalam terapi kesehatan yang baru dioperasikan di Surabaya sejak 3 minggu lalu. Melainkan sebuah reaksi yang bisa menstabilkan dan menormalkan kembali gangguan di dalam tubuh.

"Tidak hanya keluhan tulang belakang saja, penyakit lain seperti stroke, darah tinggi hingga kelebihan berat badan pun mampu membantu menyeimbangkan. Bahkan mampu merontokkan kolesterol seseorang. Tentu saja dengan terapi yang rutin," tambahnya.

Namun, kata dia, pihaknya tidak akan menghalangi seseorang yang melakukan terapi untuk berhenti minum obat-obatan dari rumah sakit atau dokter. "Terapi ini sifatnya mendampingi obat atau resep dokter, bukan bersaing," tegasnya.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%