Detik.com News
Detik.com

Kamis, 03/12/2009 19:09 WIB

Diajak Nonton Bokep, Pelajar SMP Diperkosa Pacarnya

Sugeng Harianto - detikNews
Diajak Nonton Bokep, Pelajar SMP Diperkosa Pacarnya Illustrasi
Ngawi - Indahnya masa remaja yang penuh gelak tawa mungkin tak bisa dirasakan DK (14) siswa kelas 2 SMP di Ngawi. Masa depannya terancam suram pasalnya kehormatannya sebagai perempuan direngut oleh pria yang dicintai dan dipercayainya. DK diperkosa pacarnya sendiri NC (17) siswa SMK.

Sebelum peristiwa amoral itu terjadi, DK diminta NC untuk datang ke rumahnya. DK memenuhi undangan itu. Sampai di rumah NC mengajak sang kekasih ke kamar dan memamerkan video porno. Di kamar itu NC mengajak DK berhubungan intim. DK menolaknya namun NC memaksa.

NC sepertinya tak bisa menahan nafsu remajanya, dia pun mempraktekkan apa yang dilihatnya dengan korban kekasihnya sendiri. Mahkota DK terengut usai melihat adegan mesum di ponsel milik NC.

"Pengakuan korban semula diajak lihat film porno dan diajak berhubungan intim. Korban sempat menolak namun karena dipaksa akhirnya keperawanannya terenggut," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Sudjarwanto kepada wartawan di kantornya, Kamis (3/12/2009).

Tak terima perlakukan pacarnya, DK bersama orangtuanya melaporkan peristiwa itu ke polisi. NC pun dikejar. Saat ditangkap ABG itu masih menggunakan seragam sekolah dan harus menghuni hotel prodeo mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(wln/wln)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%