detikcom

Kamis, 03/12/2009 13:48 WIB

Tempat Penemuan Fosil Gajah Purba Diduga Petilasan Angling Darmo

Budi Hartadi - detikNews
Kariyanto dan Fosil Temuannya/Reuters
Bojonegoro - Waduk Tirta Malowopati yang berada di Desa Wotanngare, Kalitidu, Bojonegoro tempat penemuan fosil gajah purba diduga sebagai petilasan Prabu Angling Darmo. Karena, selain ditemukan fosil binatang purbakala, di tempat ini juga banyak ditemukan benda-benda pusaka.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pelestarian Budaya dan Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Saptatik, saat dihubungi detiksurabaya.com melalui telepon, Kamis (3/12/2009).

Menurut Saptatik, dugaan tempat penemuan sebagai petilasan Angling Darmo dikuatkan dengan penemuan beberapa benda pusaka yang diyakini peninggalan zaman Kerajaan Malowopati.

"Selain fosil binatang gajah purba, di tempat itu juga sempat ditemukan 3 benda pusaka. Benda itu mirip badik, dan saat ini masih disimpan penemunya," ujar Saptatik.

Keyakinan lokasi di dekat Waduk Tirta Malowopati yang rencananya akan dijadikan sebagai lokasi wisata budaya dan air sebagai petilan Angling Darmo juga berdasarkan keterangan dari tokoh masyarakat setempat serta dari referensi serat (surat, red) Angling Darmo.

Tidak hanya itu, sebelum menetapkan lokasi ini sebagai petilasan pihaknya juga mendatangkan pemerhati sejarah dan kajian dari Balai Sejarah Nilai Tradisional (BSNT) Jogjakarta.

Bukti-bukti sebagai petilasan Angling Darmo yang didapat tambah Saptatik, juga ditemukannya parit yang mengelilingi tempat itu. Parit ini diduga sebagai penghalang musuh yang akan menyerang Kerajaan Malowopati.

"Selain parit, di tempat itu juga ditemukan sumur yang diduga sebagai tempat penyimpanan senjata, tempat bekas tempat pembuatan senjata atau pande serta adanya punden," jelas Saptatik.

Bukti-bukti jika tempat itu sebagai petilasan Angling Darmo menurut Saptatik hampir bisa dikatakan sama dengan referensi yang didapatkan dari keterangan pemerhati sejarah.

Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/wln)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%