detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 02/12/2009 16:23 WIB

Gara-gara Desahan, Perbuatan Mesum Bapak 3 Anak Terungkap

Irul Hamdani - detikNews
Banyuwangi - Merasa ulahnya selama ini aman-aman saja, Nurarif (39), warga Kecamatan Cluring, Banyuwangi, terus mencabuli anak gadis tetangganya. Bapak tiga anak ini, akhirnya kena batunya setelah suara desahan mesumnya terdengar paman korban.

"Enak saja mas, tidak mikir kalau nantinya begini," kata Nurarif tanpa beban, saat ditemui detiksurabaya.com di sela-sela pemeriksaan di Polsek Cluring, sebagai tersangka pencabulan, Rabu (2/12/2009) siang.

Nurarif ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap TU (16), tetangganya. Pelaku maupun korban mengaku tengah menjalin hubungan intim sejak 3 bulan terakhir. Padahal, pelaku sudah memiliki istri dan 3 orang anak.

Selama menjalin kasih, keduanya sama-sama mengakui jika telah berbuhungan badan layaknya suami istri sebanyak 3 kali. Semuanya dilakukan di kamar rumah korban. Kedua orangtua TU yang bekerja dan menetap di Surabaya semakin membuat keduanya leluasa. TU sendiri tinggal di rumah dengan kakeknya, Tulimin (50).

Terakhir keduanya berhubungan badan, Selasa (2/12/2009) malam sekitar pukul 02.00 WIB. Perbuatan terlarang mereka terbongkar setelah Sunarsan, paman TU yang malam itu menginap di rumah korban mendengar suara mencurigakan. Suara desahan pelaku samar-samar terdengar Sunarsan yang tidur di kamar samping tempat kedua pasangan bermesum ria.

"Paman korban dengar suara desahan dan rintihan dari kamar keponakannya. Setelah dicek ada seorang pria yang ternyata pelaku," ungkap Kapolsek Cluring, AKP Suwardi saat ditemui di kantornya.

Tak terima keponakannya diperlakukan hina, Sunarsan meminta pelaku untuk keluar dari rumah saat itu juga. Keesokan paginya, Sunarsan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cluring.

Meski mengaku saling mencintai dan berjanji akan mejadikan TU sebagai istri kedua, namun hal itu tak mempengaruhi proses hukum kasus asusila tersebut. Terlebih usia korban masih tergolong di bawah umur.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bdh/bdh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%