Detik.com News
Detik.com

Rabu, 02/12/2009 16:23 WIB

Gara-gara Desahan, Perbuatan Mesum Bapak 3 Anak Terungkap

Irul Hamdani - detikNews
Gara-gara Desahan, Perbuatan Mesum Bapak 3 Anak Terungkap
Banyuwangi - Merasa ulahnya selama ini aman-aman saja, Nurarif (39), warga Kecamatan Cluring, Banyuwangi, terus mencabuli anak gadis tetangganya. Bapak tiga anak ini, akhirnya kena batunya setelah suara desahan mesumnya terdengar paman korban.

"Enak saja mas, tidak mikir kalau nantinya begini," kata Nurarif tanpa beban, saat ditemui detiksurabaya.com di sela-sela pemeriksaan di Polsek Cluring, sebagai tersangka pencabulan, Rabu (2/12/2009) siang.

Nurarif ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap TU (16), tetangganya. Pelaku maupun korban mengaku tengah menjalin hubungan intim sejak 3 bulan terakhir. Padahal, pelaku sudah memiliki istri dan 3 orang anak.

Selama menjalin kasih, keduanya sama-sama mengakui jika telah berbuhungan badan layaknya suami istri sebanyak 3 kali. Semuanya dilakukan di kamar rumah korban. Kedua orangtua TU yang bekerja dan menetap di Surabaya semakin membuat keduanya leluasa. TU sendiri tinggal di rumah dengan kakeknya, Tulimin (50).

Terakhir keduanya berhubungan badan, Selasa (2/12/2009) malam sekitar pukul 02.00 WIB. Perbuatan terlarang mereka terbongkar setelah Sunarsan, paman TU yang malam itu menginap di rumah korban mendengar suara mencurigakan. Suara desahan pelaku samar-samar terdengar Sunarsan yang tidur di kamar samping tempat kedua pasangan bermesum ria.

"Paman korban dengar suara desahan dan rintihan dari kamar keponakannya. Setelah dicek ada seorang pria yang ternyata pelaku," ungkap Kapolsek Cluring, AKP Suwardi saat ditemui di kantornya.

Tak terima keponakannya diperlakukan hina, Sunarsan meminta pelaku untuk keluar dari rumah saat itu juga. Keesokan paginya, Sunarsan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cluring.

Meski mengaku saling mencintai dan berjanji akan mejadikan TU sebagai istri kedua, namun hal itu tak mempengaruhi proses hukum kasus asusila tersebut. Terlebih usia korban masih tergolong di bawah umur.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 06/03/2015 11:25 WIB
    Hakim Sarpin Rizaldi: Saya Sudah Marah Ini
    Hakim Sarpin Rizaldi: Saya Sudah Marah Ini Sarpin Rizaldi, hakim yang menyidangkan gugatan praperadilan Komisaris Jenderal Budi Gunawan, muak terhadap Komisi Yudisial (KY). Ia tidak mau memenuhi panggilan KY.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%