detikcom
Senin, 30/11/2009 13:00 WIB

Penyebab Kapal Express Terbakar karena Mesin Rusak

Moh Hartono - detikNews
Sumenep - Terbakarnya mesin Kapal Express Bahari 3.C yang baru dioperasikan dan akan menuju Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura disebabkan mesin kiri mengalami kerusakan.

Tak berfungsinya mesin kiri akhirnya mengeluarkan asap dan bagian tempat mesin terbakar. Api pun tidak sampai menjalar ke bagian lain dan cepat teratasi.

Koordinator Lintasan Kalianget-Kangean Kapal Express Bahari 3.C Sumenep, Zainal menjelaskan, beruntung saat kejadian mesin bagian kanan masih berfungsi.

"Sehingga kapal masih bisa merapat ke Pelabuhan Kalianget dengan selamat," kata Zainal kepada wartawan di Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Senin (30/11/2009).

Pihaknya pun meminta maaf kepada penumpang dan warga Sumenep. Semua tiket akan dikembalikan pada penumpang. "Kapal ini tetap akan diberangkatkan bila sudah diperbaiki kembali," ujarnya.

Dia memprediksi, perbaikan kapal akan memakan waktu sampai 3 hari. Perangkat yang rusak akan dibelikan ke Surabaya atau Jakarta.

Sebelumnya, mesin Kapal Express Bahari 3.C (Kapal Cepat) mogok saat melintas di Pulau Poteran Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, pukul 10.45 WIB. Rupanya setelah diteliti, mesin kapal yang ditumpangi sebagian anggota DPRD Sumenep dan wakil Bupati Moch Dahlan dan istri Bupati Bangkalan Ny Zaitunah Ramdlan Siraj terbakar, setelah 45 menit berangkat dari Pelabuhan Kalianget.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%