Detik.com News
Detik.com
Senin, 16/11/2009 20:05 WIB

Foto Telanjang Oknum Guru Gegerkan Warga Banyuwangi

Irul Hamdani - detikNews
Banyuwangi - Warga Banyuwangi dikejutkan dengan beredarnya foto telanjang seorang wanita yang diduga berprofesi sebagai guru. Foto telanjang itu beredar luas melalui HP sejak sepekan lalu.

Entah dari mana asalnya, foto bugil yang diduga koleksi pribadi tersebut bisa menyebar ke masyarakat. Foto itu sendiri mulai menyebar dari HP ke HP, bahkan diperkirakan foto bugil itu menyebar lebih dari 5 gambar.

"Saya diberi temen, katanya ada foto guru bugil," jelas Eko sambil menunjukan gambar yang dimaksud pada detiksurabaya.com, Senin (16/11/2009).

Dalam foto yang ditunjukan Eko, nampak terlihat seorang wanita dengan posisi tidur terlentang hanya menggunakan celana dalam warna putih. Bagian dada wanita tersebut nampak terlihat dengan jelas. Satu foto lagi bahkan pengambilan gambarnya difokuskan ke bagian vital si model.

Konon, model foto bugil tersebut seorang guru SD di Kecamatan Cluring berinisial SR. Dugaan tersebut semakin kuat setelah Polsek Cluring sendiri mengaku telah menerima laporan pengaduan SR terkait penyebaran foto tersebut.

"Benar ada wanita lapor terkait foto pribadinya menyebar ke masyarakat," jelas Kanit Reskrim Polsek Cluring, Aiptu Bagio pada wartawan.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bdh/bdh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%