Senin, 16/11/2009 11:34 WIB

Ibu Rumah Tangga Diperkosa 'Ninja'

Sugianto - detikNews
Probolinggo - Seorang ibu rumah tangga berinisial ER (30) asal Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo diperkosa laki-laki bercadar. Peristiwa itu terjadi pada pukul 04.00 WIB, Senin (16/11/2009).

ER diperkosa di tengah kebun jagung dekat rumahnya. Sebelumnya laki-laki yang menggunakan tutup muka itu masuk ke rumah ER melalui jendela. Pelaku menjarah dua HP dan kemudian memaksa ER ke luar rumah dengan mengalungkan celurit di leher.

Sampai di tengah kebun jagung, ER yang punya anak satu itu dipaksa melayani nafsu abmoral laki-laki bercadar itu. ER sendiri tak tahu siapa pria yang memperkosa dirinya.

"Saya tidak bisa berteriak minta tolong suami, karena saya diancam bunuh dan dikalungi dengan sebilah clurit," kata ER kepada detiksurabaya.com di rumahnya.

Sementara itu, Kapolsek Wonoasih Iptu Ohim saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Kini polisi melakukan penyelidikan. "Menurut ketarangan korban, pelaku memakai cadar hitam, sehingga korban tidak mengenali wajahnya," ungkap Ohim.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(wln/wln)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%