detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 02:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 03/11/2009 00:46 WIB

Menengok Gunung Srawet

Aman Bagi Pesta Miras hingga Pacaran

Irul Hamdani - detikNews
Suasana pesta miras/ Irul Hamdani
Banyuwangi - Rimbunnya pepohonan serta akses jalan yang bagus sekaligus sepi membuat kawasan Gunung Srawet ternyata disalahgunakan. Tempat ditawarkan pengelolaannya kepada investor untuk menjadi lokasi wisata ini justru menjadi tempat favorit bagi mereka yang ingin berbuat berintim-ria.

Aktivitas tak terpuji tersebut kadang tak pandang tempat. Dan sangat disesalkan. Seperti pantauan detiksurabaya.com di Puncak Srandil, tempat dibangunnya Pura Sunyaloka dan Candi Baradah, Senin (2/11/2009) sore.

Dua pasang muda-mudi yang masih berseragam sekolah tampak duduk mesra bersandingan di gunung yang berada di Desa Kebondalem Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi ini. Sepasang remaja berseragam SMA duduk di lembah dengan posisi saling berhadapan. Sepasang lagi yang berseragam SMP asyik bermesaraan.

Sebuah pemandangan lebih mengenaskan juga terjadi di lokasi yang sama. Segerombol pemuda asyik berpesta minuman keras sambil bermain gitar dan bernyanyi. Mereka secara bergiliran menenggak miras di depan rumah logistik bagi pekerja pembangunan Pura dan Candi.

Padahal, tempat mereka duduk dan berbuat tidak senonoh adalah kawasan yang dianggap suci oleh umat Hindu. Yakni, Pura Sunyaloka yang tengah dipugar untuk dipersiapkan menjadi tempat wisata religius tersebut. Ironisnya, tak satu orang pun yang menegur aktivitas yang sebetulnya kerap terjadi tersebut. Meski di sana terdapat banyak orang.

"Perbuatan itu menodai kesucian Pura, ini tak bisa didiamkan," jelas Humas Persatuan Pemudah Hindu Darma Indonesia (PERADAH), Bangorejo, Prastyo saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya.

Sebelum dibangun tempat ibadah, sebetulnya lokasi itu merupakan salah satu tempat favorit pengunjung di Gunung Srawet. Gunung Srawet menjadi pusat perhatian publik karena sempat berhembus isu jika telah dijual ke investor. Namun kabar itu diluruskan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pemerintah hanya menawarkan kerjasama untuk pengelolaan gunung tersebut menjadi tempat wisata bukan menjualnya.

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(gik/gik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close